Eksekusi Lahan Ricuh

FOTO: Eksekusi Lahan Berakibat Ricuh di Langgam Pelalawan Riau

Dalam video yang beredar di media sosial bentrok terjadi antara masyarakat petani yang tidak menginginkan lahanya dieksekusi.

FOTO: Eksekusi Lahan Berakibat Ricuh di Langgam Pelalawan Riau - bentrok_warga_dan_aparat_di_desa_pangkalan_gondai_pelalawan_saat_eksekusi_lahan.jpg
Istimewa
Bentrok yang terjadi antara masyarkat petani Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dengan aparat kepolisian yang menolak eksekusi lahan pada Selasa (4/2/2020). Akibatnya tiga warga dan tiga polisi terluka.
FOTO: Eksekusi Lahan Berakibat Ricuh di Langgam Pelalawan Riau - korban-luka-akibat-bentrok-masyarakat-dan-aparat-di-desa-pangkalan-gondai-pelalawan.jpg
Istimewa
Bentrok yang terjadi antara masyarakat petani Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dengan aparat kepolisian yang menolak eksekusi lahan pada Selasa (4/2/2020). Akibatnya tiga warga dan tiga polisi terluka.
FOTO: Eksekusi Lahan Berakibat Ricuh di Langgam Pelalawan Riau - breaking_news_bentrok_warga_dan_polisi_pecah_di_pelalawan_riau_akibat_eksekusi_lahan_di_langgam_2.jpg
Istimewa
Bentrok yang terjadi antara masyarkat petani Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dengan aparat kepolisian yang menolak eksekusi lahan pada Selasa (4/2/2020). Akibatnya tiga warga dan tiga polisi terluka.
FOTO: Eksekusi Lahan Berakibat Ricuh di Langgam Pelalawan Riau - breaking_news_bentrok_warga_dan_polisi_pecah_di_pelalawan_riau_akibat_eksekusi_lahan_di_langgam_1.jpg
Istimewa
Bentrok yang terjadi antara masyarkat petani Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dengan aparat kepolisian yang menolak eksekusi lahan pada Selasa (4/2/2020). Akibatnya tiga warga dan tiga polisi terluka.

PANGKALAN KERINCI - Eksekusi kebun kelapa sawit pada Selasa (4/2/2020) berakibat bentrok pecah antara personil kepolisian dengan warga Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau. 

Dalam video yang beredar di media sosial bentrok terjadi antara masyarakat petani yang tidak menginginkan lahanya dieksekusi.

Sedangkan personil polisi yang berjaga di lokasi mengamankan proses penertiban areal kebun sawit PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dan ditanami akasia milik PT Nusa Wana Raya (NWR).

Pengacara kedua koperasi, Asep Ruhiyat, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (4/2/2020), mengatakan ada tiga orang yang mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan badan.

Humas PT PSJ, Saputra Hidayana membenarkan terjadinya bentrok di lokasi yang saat ini menjadi sengketa dengan PT PSJ.

Informasi yang diterimanya ada tiga warga yang terluka lantaran mempertahankan kebunnya dieksekusi.

Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK saat dikonfirmasi menyebutkan, kondisi di lokasi sudah aman dan terkendali.

Hasym menampik adanya bentrok di lokasi, hanya saja ada gerakan spontan dari masyarakat petani saat proses penertiban oleh alat berat PT NWR.

Alhasil puluhan personil polisi yang siaga di lokasi melakukan pengamanan.

Mantan Kapolres Rokan Hulu ini mengutarakan, poses eksekusi yang berjalan sejak bulan lalu telah berhasil menumbangkan kebum inti yang di kelola PT PSJ sebelumnya.

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved