Breaking News:

Kakek Syafrudin Divonis Bebas

Kakek Syafrudin Divonis Bebas, JPU Upaya Hukum Lanjutan, Penasehat Hukum: JPU Sangat Memaksakan

Disebutkan Andi Wijaya, SH yang merupakan penasehat hukum terdakwa, upaya JPU menurutnya terkesan sangat memaksakan.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Syafrudin, kakek petani berusia 69 tahun di Pekanbaru, terdakwa dalam kasus pembakaran lahan seluas 20x20 meter divonis bebas oleh Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru saat sidang dengan agenda pembacaan putusan, Selasa (4/2/2020). Kakek Syafrudin (69) sebelumnya didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Pekanbaru karena membakar lahan seluas 20x20 meter dengan tuntutan 4 tahun penjara dan denda Rp3 miliar. (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

"Mudah-mudahan putusan ini memberikan manfaat bagi masyarakat lain yang dikriminalisasi. Bapak (Syafrudin) sangat bersyukur sekali," ujarnya.

Putusan dari majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada Selasa (4/2/2020) siang ini, menyatakan kakek Syafrudin (69), dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Syafrudin merupakan terdakwa dalam kasus pembakaran lahan.

"Menyatakan terdakwa Syafrudin alias Si Saf, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan JPU," tegas Hakim Ketua, Sorta Ria Neva.

STORY - Kisah Kakek Syafrudin, Petani Buta Huruf yang Bakar Lahan Hingga Divonis Bebas Pengadilan

"Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan. Memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan dan memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya. Membebankan biaya perkara kepada negara," sambung dia lagi.

Pembacaan putusan ini pun langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari massa yang ada di ruang sidang.

Khususnya dari kalangan keluarga, kerabat, teman dan orang-orang yang mendukung Syafrudin.

"Hidup petani!," teriak salah seorang pengunjung.

Setelah sidang ditutup, Syafrudin langsung memeluk istrinya yang menangis haru.

Sebenarnya, Syafrudin tidak tahu persis tentang apa sebenarnya yang terjadi, hingga dia harus berhadapan dengan masalah hukum.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved