Kakek Syafrudin Divonis Bebas

NEWS VIDEO: Kakek Syafrudin Menangis Usai Divonis Bebas Hakim Terkait Kasus Kebakaran Lahan di Riau

Sebelumnya, JPU menuntut Syafrudin dengan hukuman penjara 4 tahun dan denda Rp 3 miliar subsider 6 bulan kurungan dalam kasus kebakaran lahan di

Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada Selasa (4/2/2020) siang ini akhirnya menyatakan kakek Syafrudin (69), dibebaskan dari segala dakwaan dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Syafrudin merupakan terdakwa dalam kasus pembakaran lahan. 

Kasusnya sempat menghebohkan masyarakat Pekanbaru, mengingat ukuran lahan yang terbakar serta usia Syafruddin.

"Menyatakan terdakwa Syafrudin alias Si Saf, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan JPU," tegas Hakim Ketua, Sorta Ria Neva.

"Membebaskan terdakwa dari semua dakwaan. Memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan dan memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya. Membebankan biaya perkara kepada negara," sambung dia lagi.

Pembacaan putusan ini pun langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari massa yang ada di ruang sidang.

Khususnya dari kalangan keluarga, kerabat, teman dan orang-orang yang mendukung Syafrudin.

Setelah sidang ditutup, Syafrudin langsung memeluk istrinya yang menangis haru.

Sebenarnya, Syafrudin tidak tahu persis tentang apa sebenarnya yang terjadi, hingga dia harus berhadapan dengan masalah hukum.

Saat Hakim Ketua Sorta Ria Neva membacakan putusan atas perkara yang menjeratnya, dengan vonis bebas, dia pun tak menampilkan ekspresi apa pun.

Halaman
123
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved