Eksekusi Lahan Ricuh

Tiga Anggota DPR RI Turun ke Desa Gondai Pelalawan Sehari Sebelum Eksekusi Lahan Ricuh

Ketiga wakil rakyat dari pusat itu yakni Arteria Dahlan, Marsiaman Saragih, dan Ikhsan Sulistyo.

Tiga Anggota DPR RI Turun ke Desa Gondai Pelalawan Sehari Sebelum Eksekusi Lahan Ricuh
Istimewa
Bentrok yang terjadi antara masyarkat petani Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan dengan aparat kepolisian yang menolak eksekusi lahan pada Selasa (4/2/2020). Akibatnya tiga warga dan tiga polisi terluka. 

PELALAWAN - Ternyata tiga orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari Fraksi PDI Perjuangan turun ke lokasi sengketa di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, Pelalawan pada Senin (3/2/2020) lalu.

Ketiga wakil rakyat dari pusat itu yakni Arteria Dahlan, Marsiaman Saragih, dan Ikhsan Sulistyo.

Mereka mengadakan pertemuan dengan dihadiri masyarakat petani, DLHK, dan manajemen PT NWR serta dikawal personil kepolisian dari Polres Pelalawan.

Dalam pembicaraan yang digelar malam hari di bawah tenda terpal biru, anggota dewan meminta proses eksekusi kebun petani dihentikan sementara.

Kemudian dicarikan soluasi yang terbaik agar warga tidak sengsara karena kehilangan mata pencahariannya.

"Anggota DPR RI sudah meminta aktivitas penumbangan sawit dihentikan dulu sementara baik oleh DLHK dan PT NWR," kata pengacara koperasi Asep Ruhiyat membenarkan para wakil rakyat turun ke lahan yang menjadi objek perkara.

Namun satu hari setelah kunjungan mendadak wakil rakyat itu, bentrok pecah di lokasi antara masyarakat dengan aparat kepolisian.

Eksekusi terhadap 3.323 hektar kebu sawit yang dikelolas PT PSJ bekerjasama dengan KUD Sri Gumala Sakti dan Gondai Bersatu berdasarkan putusan Mahkamah Agung nomor 1087K/PID.SuS.LH/2018 tanggal 17 Desember.

Dalam vonis itu meminta DLHK Riau dan PT NWR sebagai pemegang izin resmi melakukan penertiba dan pemulihan terhadap lahan seluas 3.323 hektar tersebut.

Saat putusan MA itu dijalankan DLHK dan PT NWR konflik mulai terjadi akibat perlawanan dan masyarakat dan karyawan PT PSJ hingga bentrok pecah. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved