NEWS VIDEO: Bentrok Warga dan Polisi Pecah di Pelalawan Riau, Akibat Eksekusi Lahan PT PSJ

Tampak jelas petugas menembakan gas air mata ke arah masyarakat yang sempat mendatangi polisi

TRIBUNPEKANBARU.COM-- Bentrok pecah antara personil kepolisian dengan warga Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau dengan saat eksekusi kebun kelapa sawit pada Selasa (4/2/2020).

Dalam video yang beredar di media sosial bentrok terjadi antara masyarakat petani yang tidak menginginkan lahanya dieksekusi.

Sedangkan personil polisi yang berjaga di lokasi mengamankan proses penertiban areal kebun sawit PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dan ditanami akasia milik PT Nusa Wana Raya (NWR).

Tampak jelas petugas menembakan gas air mata ke arah masyarakat yang sempat mendatangi polisi.

Akhirnya warga dipukul mundur meninggalkan barisan polisi yang memblokade jalan pakai tameng huru-hara.

Di video lainnya, tampak seorang warga mengalami luka di kepala dan mengeluarkan darah segar.

Diduga terkena lemparan batu yang asalnya tidak diketahui dari mana.

Warga yang merupakan anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Sri Guma Sakti (SGS) dan Gondai Bersatu (GB) yang mengelola lahan bekerjasama dengan PT PSJ.

Total lahan yang dikelola mencapai 3.323 hektar dan akan dieksekusi berdasarkan putusan pengadilan.

"Masyarakat bertahan dan meminta lahannya tidak dieksekusi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau dan PT NWR," kata pengacara kedua koperasi, Asep Ruhiyat, kepada tribunpekanbaru.com, Selas (4/2/2020).

Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved