10 Hari Bekerja Bantu Pasien Virus Corona di China, Seorang Dokter Meninggal Kelelahan

Wabah Virus Corona di China belum juga teratasi, dan banyaknya korban yang terjangkit, serta meninggal dunia.

TRIBUNNEWS
Petugas mengenakan masker dan hazmat suit sebelum melakukan evakuasi WNI yang tiba dari Wuhan di lokasi observasi Hangar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepri, Minggu (2/2/2020). 

10 Hari Bekerja Bantu Pasien Virus Corona di China, Seorang Dokter Meninggal Kelelahan

Wabah Virus Corona di China belum juga teratasi, dan banyaknya korban yang terjangkit, serta meninggal dunia.

Petugas medis juga bekerja maksimal di China, negara Tirai Bambu tersebut.

Seorang dokter yang ikut serta terlibat dalam penanganan wabah virus corona meninggal dunia.

Ia meninggal diduga akibat kelelahan kemudian mengalami serangan jantung setelah bekerja selama 10 hari tanpa berhenti.

Song Yingjie (27) nama dokter tersebut, adalah salah satu kepala klinik kesehatan di Provinsi Hunan di wilayah perbatasan dengan Hubei, tempat mewabahnya virus corona.

Yingjie diberikan tugas untuk melakukan pemeriksaan temperatur suhu warga terutama pengendara motor dan mobil yang melintasi perbatasan.

Dokumentasi Song Yingjie yang bertugas di perbatasan Provinsi Hunan
Dokumentasi Song Yingjie yang bertugas di perbatasan Provinsi Hunan (Via daily mail)
 

Berdasarkan keterangan otoritas setempat, Yingjie telah bekerja sejak tanggal 25 Januari 2020 dan belum berhenti hingga meninggal 10 hari kemudian.

Kabar tentang kematian Yingjie menyebar viral di China.

Ia pun dijuluki sebagai pahlawan lantaran dedikasi dan jasanya dalam membantu menanggulangi wabah virus corona.

Halaman
1234
Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved