Berita Riau

Pekan Depan BPKAD Pelalawan Riau Lelang 60 Kendaraan Dinas

Sebanyak 60 kendaraan yang terdiri dari 40 unit mobil dan 20 motor akan dijual kepada masyarakat melalui sistem yang ditetapkan.

Pekan Depan BPKAD Pelalawan Riau Lelang 60 Kendaraan Dinas
tribunpekanbaru/johanes
Kendaraan dinas milik Pemkab Pelalawan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Setelah diundur dua kali, Pemkab Pelalawan dipastikan melelang 60 kendaraan dinas (randis) pekan depan terdiri dari mobil dan sepeda motor.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pelalawan telah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Sebanyak 60 kendaraan yang terdiri dari 40 unit mobil dan 20 motor akan dijual kepada masyarakat melalui sistem yang ditetapkan.

"Kita melaksanakan lelang secara konvensional jadinya, tidak lagi secara online," beber Kepala BPKAD Pelalawan, Devitson Saharuddin, Kamis (6/2/2020).

Bakar 300 Karung Bawang Bombai, Satpolair Polres Bengkalis Riau Musnahkan Bukti Hasil Tangkapan

Diskes Kuansing Riau Ingatkan Februari Puncak DBD, Sudah Ada 93 Kasus Sejak Awal Januari 2020

STORY - Anak Kuli Bangunan dan Pembuat Kerupuk Jengkol Jadi Duta Riau di Audisi Musik Nasional

Devitson menuturkan, KPKNL menawarkan dua opsi sistem lelang yakni secara online dan konvensional.

Lantaran sudah tertuda dua kali menunggu giliran sistem online, akhirnya pihaknya memilih secara konvensional. Jadwalnya 13 Februari 2020 di gedung daerah.

Sistem konvensional, kata Devitson, untuk mengakomodir peminat dari daerah khususnya warga Pelalawan.

Jika sistem online akan terbuka seluruh Indonesia yang otomatis menyaingi peminat lokal dan kemungkinan menang lebih kecil lagi, karena pemain online jauh lebih berpengalaman.

"Sistem online ini kebanyakan pemainnya profesional. Tentu mereka lebih bagus. Padahal kita ingin pemain daerah yang berkecimpung," tambahnya.

BPKAD akan mengumumkan tahapan dan tata cara lelang kendaraan itu melalui website maupun majalah dinding beberapa hari sebelum pelaksanaan lelang.

Sehingga peserta bisa mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan untuk ikut pelelangan.

Devitson memastikan, tidak ada jalur khusus bagi mantan pejabat yang pernah memakai Randis yang dilelang.

Panitia tidak memberikan keistimewaan terhadap peserta manapun dan memperlakukannya sama. Sebab ada informasi jika mantan pejabat atau anggota dewan yang kendaraan dinas yang digunakannya dilelang, bisa membeli tanpa prosedur lelang.

"Tidak ada perlakuan khusus kepada siapapun. Mau itu mantan pejabat, anggota dewan, atau pejabat saat ini. Silahkan bersaing sehat," tukasnya. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved