Tolak Masuk Karantina Virus Corona, Warga Wuhan Ini Lebih Memilih Meninggal di Rumah

Meski ayahnya sudah alami demam yang cukup tinggi, warga Wuhan keluhkan dan menolak masuk ke karantina virus corona

Tolak Masuk Karantina Virus Corona, Warga Wuhan Ini Lebih Memilih Meninggal di Rumah
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
ILUSTRASI - Tim medis mengevakuasi pasien menuju Ruang Isolasi Khusus Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi saat simulasi penanganan wabah Virus Corona (nCoV) di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020). Berbagai simulasi penanganan yang dilakukan oleh RSUP Kariadi bersama Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan sejumlah rumah sakit di Kota Semarang tersebut sebagai antisipasi kesiapsiagaan perangkat medis dalam penanganan wabah Virus Corona tersebut. Tribun Jateng/Hermawan Handaka 

Tolak Masuk Karantina Virus Corona, Warga Wuhan Ini Lebih Memilih Meninggal di Rumah

TRIBUNPEKANBARU.COM Meski ayahnya sudah alami demam yang cukup tinggi, warga Wuhan keluhkan dan menolak masuk ke karantina virus corona, bahkan memilih meninggal di rumah.

Wabah virus Corona makin hari makin membuat khawatir banyak orang.

Kali ini kisah menyentuh hati datang dari penduduk dari daratan China.

 

Apalagi untuk kota Wuhan yang diisolasi dan menjalani karantina.

Sebelum Mewabah, Dokter Ini Sudah Memperingatkan Bahaya Virus Corona, Tapi Berurusan dengan Polisi

Salah satu warganya adalah Wang, ibu rumah tangga (33) yang masih diisolasi.

Keluarga Wang masih tinggal di kota Wuhan sejak diisolasi tanggal 23 Januari 2020 kemarin.

Dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com Wang mengungkapkan ceritanya semasa isolasi di kota Wuhan.

Wang lalu mengisahkan pamannya yang telah meninggal, ayahnya yang berada dalam kondisi kritis, serta ibu dan tantenya yang mulai menunjukkan gejala virus corona.

Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020).
Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020). (AFP/HECTOR RETAMAL)

Berdasarkan hasil CT scan, paru-paru mereka terinfeksi.

Halaman
1234
Editor: M Iqbal
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved