Berita Riau

STORY - Hidup Damai di Rumah Sang 'Datuk,' Kisah Kehidupan Harmonis Manusia dan Harimau di TNBT Riau

Melihat kehidupan masyarakat yang hidup di TNBT, Inhu kiranya bisa membuktikan, bahwa harimau sumatera dan manusia bisa hidup berdampingan.

STORY - Hidup Damai di Rumah Sang 'Datuk,' Kisah Kehidupan Harmonis Manusia dan Harimau di TNBT Riau
Kolase Tribun Pekanbaru/Kemenhut
Mardius, warga Desa Rantau Langsat bercerita tentang pertemuannya dengan harimau sumatera kepada Tribunpekanbaru.com. 

RENGAT - Konflik antara harimau sumatera dengan manusia kian hari kian menjadi perhatian.

Di sejumlah lokasi kian banyak korban.

Ketika hutan semakin berkurang, habitat harimau sumatera juga semakin terancam.

Ditambah lagi satwa yang menjadi mangsa harimau sumatera semakin berkurang.

Kondisi tersebut, dinilai menjadi pemicu konflik antara manusia dengan harimau sumatera.

Namun melihat kehidupan masyarakat yang hidup di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), Inhu kiranya bisa membuktikan, bahwa harimau sumatera dan manusia bisa hidup berdampingan dan saling menghargai.

Menurut catatan Balai TNBT, hingga kini tidak pernah terjadi konflik antara manusia dan harimau sumatera di TNBT.

"Hutan itu rumah dia (harimau sumatera red), kita cuma menumpang," tegas Astri Meirani, Pengendali Ekosistem Hutan di Balai TNBT Inhu, Kamis (6/2/2020).

Astri memiliki tugas utama untuk mengetahui potensi flora dan fauna di kawasan TNBT dan melakukan monitoring dan survey.

Astri mengakui bahwa dirinya fokus pada pengamatan harimau sumatera, salah satunya adalah melaksanakan survey harimau sumatera, dan pemasangan kamera trap untuk mengamati satwa-satwa yang ada di TNBT, termasuk harimau sumatera.

Halaman
1234
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved