Sakit Hati Diputusin, Pemuda di Riau Sebar Foto dan Video Syur Mantan Pacar

Tim dari Subdit V Siber, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau meringkus seorang pemuda berinisial TS

Sakit Hati Diputusin, Pemuda di Riau Sebar Foto dan Video Syur Mantan Pacar
Tribun-Video.com
Ilustrasi 

Sakit Hati Diputusin, Pemuda di Riau Ini Sebar Foto dan Video Syur Mantan Pacar, Akhirnya Dijemput Polisi Tengah Malam

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -Tim dari Subdit V Siber, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau meringkus seorang pemuda berinisial TS (20 tahun).

Dia ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

TS diamankan polisi saat berada di rumahnya di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau, pada Kamis (6/2/2020) kemarin, sekira pukul 02.30 WIB.

Dari tangannya, polisi menyita barang bukti 1 unit 1 handphone merk Oppo A3s warna merah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Andri Sudarmadi menjelaskan, penangkapan terhadap TS, berawal saat adanya laporan dari korban, MS, yang tak lain mantan pacar pelaku, pada 26 Januari 2020 lalu.

Kepada polisi dia menyatakan jika pelaku sudah menyebarkan foto atau videonya yang mengandung unsur kesusilaan.

Foto dan video syur korban itu disebar pelaku ke teman-teman di Facebook korban, melalui akun Facebook milik korban.

"Akun Facebook tersebut sudah diambil alih oleh pelaku. Selanjutnya tim Subdit Siber Ditreskrimsus melakukan penyelidikan," kata Kombes Andri.

Tim kemudian berhasil mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.

Petugas bersama dengan perwakilan dari masyarakat dan kepala desa, langsung mendatangi rumah pelaku.

"Saat itu pelaku TS sedang berada di dalam rumah. Tim mengamankan pelaku, berikut handphone miliknya yang digunakan untuk menyebarkan foto atau video korban," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, pelaku mengakui perbuatannya tersebut. Dia melakukannya atas dasar sakit hati dan tidak terima diputuskan oleh korban.

"Pelaku dijerat Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentan Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE," pungkas Andri.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved