Kamis, 30 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Selalu Ada Dalam Kesehariannya, Jokowi Mengaku Gugup Berhadapan dengan Wartawan

Selalau Ada Dalam Kesehariannya, Jokowi Mengaku Gugup Berhadapan dengan Wartawan

Tayang:
Editor: Budi Rahmat
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Presiden Jokowi mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) yakni Randy (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Bertemu dalam aktifitasnya sebagai Presiden, Joko Widodo mengaku kadang gugup dan gagap.

Baginya berhadapan dengan pres atau wartawan itu bukan benci tapi rindu, namun memang selalau rindu.

Demikianlah cerita Jokowi saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional 2020 di Kalimantan Selatan, sabtu (8/2/2020).

Hal yang membuatnya gagap dan kadang gugup adalah ketika wartawan bertanya banyak hal kepadanya.

Termasuk ketika melakukan wawacncara doorstop.

Kadang ia belum siap namun ditanya oleh wartawan.

Jokowi mengatakan, insan pers merupakan pihak yang selalu ada dalam kesehariannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Wartawan selalu mengikutinya selama berpergian. Padahal, para menteri yang notabene bawahannya kadang-kadang tidak mengikuti kegiatannya selaku presiden.

"Jadi berhadapan dengan insan pers, saya itu bukan benci tapi rindu, tetapi selalu di hati dan selalu rindu," ujar Jokowi.

Adapun Jokowi menghadiri peringatan Hari Pers Nasional di Banjarbaru, Kalimantan Selatan sebelum terbang ke Canberra, Australia, untuk kunjungan kerja.

"Saya membelokkan perjalanan via Banjarmasin. Sekali lagi, ini adalah demi Hari Pers Nasional. Mengapa saya harus hadir? Karena insan pers adalah teman saya sehari-hari," kata Presiden.

Presiden Joko Widodo bercerita soal aktivitas kesehariannya sebagai presiden yang selalu diikuti oleh wartawan. Jokowi mengaku tak jarang merasa gugup dan gagap saat meladeni pertanyaan wartawan.

"Yang mengejar saya sehari-hari, yang menghadang saya untuk doorstop, yang menyebabkan saya kadang-kadang gugup dan gagap karena enggak siap ditanya sesuatu juga insan pers," kata Jokowi dikutip dari siaran pers.

Jokowi mengatakan, insan pers merupakan pihak yang selalu ada dalam kesehariannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Wartawan selalu mengikutinya selama berpergian. Padahal, para menteri yang notabene bawahannya kadang-kadang tidak mengikuti kegiatannya selaku presiden.

"Jadi berhadapan dengan insan pers, saya itu bukan benci tapi rindu, tetapi selalu di hati dan selalu rindu," ujar Jokowi.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved