Lifestyle

VIDEO: 5 Gelaja Stroke Pada Wanita, Waspadai Faktor Pemicunya !

Stroke adalah masalah kesehatan yang perlu ditangani sejak awal terjadi kemunculannya. Maka, perempuan harus waspada terhadap beberapa gejala penyaki

Penyakit stoke bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki ataupun perempuan.

da berbagai gejala yang ditimbulkan dari penyakit stroke ini, selain itu ada beberapa faktor yang menjadikan penyakit stroke.

Khusus untuk wanita, ada sejumlah gejala awal pemica stroke yang perlu anda kenali dan waspadai.

Ada berbagai gejala yang ditimbulkan dari penyakit stroke ini, selain itu ada beberapa faktor yang menjadikan penyakit stroke adalah pembunuh utama perempuan.

Salah satu faktor yang menyebabkan penyakit stroke banyak menyerang perempuan adalah hormon khas perempuan yang merupakan faktor yang meningkatkan risiko penyakit stroke.

Stroke adalah masalah kesehatan yang perlu ditangani sejak awal terjadi kemunculannya.

Maka, perempuan harus waspada terhadap beberapa gejala penyakit stroke agar mendapatkan pertolongan yang tepat.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa gejala awal stroke yang sering tidak disadari.

  • Mual
Mual
Mual (sendo.vn)

Stroke yang terjadi pada otak kecil juga akan menunjukkan gejala pusing, mual dan muntah.

Hal ini juga disebabkan oleh masalah sirkulasi pada posterior, baik dari batang otak atau otak kecil.

Kondisi ini juga terjadi pada jenis stroke intrakranial ,dimana pembuluh darah menggembung dan meledak lalu menyebabkan pendarahan ke dalam otak.

Meskipun terlihat sepele, gejala ini tidak boleh dibiarkan karena bisa berakibat pada masalah kesehatan yang lebih serius.

  • Migran
Ilustrasi Migrain
Ilustrasi Migrain (srivisista.com)

Gejala stroke yang menimpa wanita biasanya ditunjukkan dengan sakit kepala atau migrain yang sangat berat.

Menurut American College of Cardiology, mengalami migrain dan gangguan pengelihatan bisa menjadi salah satu faktor risiko sroke.

Migrain diketahui menyempitkan pembuluh darah otak, dan hal ini akan memicu terputusnya pasokan darah ke otak.

Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit stroke pada wanita.

  • Sering pingsan
Ilustrasi
Ilustrasi (blog.sscor.com)

Menurut penelitian dari The Ohio State University Wexner Medical Center di Columbus, Ohio, wanita akan lebih berisiko mengalami stroke di belakang otak dibandingkan dengan laki-laki.

Kondisi ini dinamakan stroke sirkulasi posterior, dimana aliran darh ke lobus oksipital, batang otak, otak kecil dan bagian dari lobus temporal terputus.

Belakang otak adalah bagian dimana tempat pusat kesadaran berada, sehingga terputusnya aliran darah tersebut akan menimbulkan gejala sering pingsan.

  • Nyeri dada dan sesak napas
Ilustrasi
Ilustrasi (Mamiverse)

Gejala lain yang ditimbulkan oleh stroke pada wanita adalah nyeri dada dan sesak napas.

Nyeri dada yang dirasakan mirip sengan serangan jantung,.

Kondisi disebabkan oleh masalah sirkulasi posterior dari bagian bawah batang otak berada, dimana bagian ini adalah pusat pernapasan.

Jika mengalami gejala ini, yang harus dilakukan adalah mencari pertolongan medis yang tepat agar tidak menjadi parah.

  • Tekanan darah tinggi saat kehamilan
Ilustrasi
Ilustrasi (Vebma.com)

Tekanan darah tinggi saat kehamilan biasa disebut dengan istilah peeklampsia.

Peeklampsia bisa meningkatkan risiko stroke untuk wanita.

Kondisi ini terjadi karena adanya tanda stres pada sistem peredaran darah, dan kondisi ini bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi di kemudian hari.

Sedangkan tekanan darah tinggi merupakan faktor pemicu stroke yang berbahaya. (TribunStyle.com/Anggie)

 

 
Editor: David Tobing
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved