Gagalkan Peredaran Narkoba

Polisi Gagalkan Peredaran 35 Kg Narkoba, Belum Dua Bulan, Hampir 100 Kg Sabu Nyaris Beredar di Riau

Kasus narkoba di Riau selama kurang dari dua bulan sudah mencapai 188 kasus. Serangkaian kasus terjadi dari 1 Januari 2020 hingga 8 Februari 2020.

Polisi Gagalkan Peredaran 35 Kg Narkoba, Belum Dua Bulan, Hampir 100 Kg Sabu Nyaris Beredar di Riau
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi memimpin konfrensi pers pengungkapan kasus pembongkaran sindikat peredaran narkoba lintas Negara di Mapolda Riau, Pekanbaru, Minggu (9/2/2020). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

PEKANBARU - Rabu (5/1/2020) lalu Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di Kota Dumai.

Barang haram itu bobotnya seberat 35 Kilogram dan disimpan pelaku dalam body kapal pancung, atau kapal tradisional.

Diduga dikirim dari malaysia masuk ke indonesia melalui Selat Malaka.

Penangkapan ini menambah panjang daftar peredaran sabu-sabu dan narkoba lainnya yang berhasil digagalkan oleh aparat.

Kasus narkoba di Riau selama kurang dari dua bulan sudah mencapai 188 kasus.

Serangkaian kasus terjadi dari 1 Januari 2020 hingga 8 Februari 2020.

Ada 270 tersangka diamankan dari serangkaian pengungkapan kasus.

Barang bukti terbanyak adalah sabu-sabu dengan berat total 98,21 kg.

Sedangkan barang bukti ganja sebanyak 5,48 kg. Lalu happy five sebanyak 9.804 butir dan ekstasi sebanyak 901 butir.

"Hal ini jadi catatan bagi Polda Riau dalam upaya mencegah masuknya narkoba ke Riau," tegas Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Minggu (9/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved