Illegal Logging di Meranti

BREAKING NEWS: Polres Meranti Riau Ungkap 791 Batang Kayu Diduga Hasil Illegal Logging

Polres Kepulauan Meranti menggelar rilis pengungkapan kayu dugaan hasil illegal logging di desa Lukit, Kepulauan Meranti.

BREAKING NEWS: Polres Meranti Riau Ungkap 791 Batang Kayu Diduga Hasil Illegal Logging
Polres Kepulauan Meranti
Kayu-kayu diduga hasil illegal logging yang diamankan Polres Kepulauan Meranti. 

BREAKING NEWS: Polres Meranti Ungkap 791 Batang Kayu Diduga Hasil Illegal Logging

MERANTI - Polres Kepulauan Meranti menggelar rilis pengungkapan kayu dugaan hasil illegal logging di desa Lukit, Kepulauan Meranti yang diangkut kapal KM Nusantara 5.

Hal ini disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat didampingi Kasat Reskrim AKP Ario Damar saat memberikan keterangan resmi di Kedai Kopi Kelana, Selatpanjang Senin (10/2/2020).

Taufiq menyampaikan bahwa tempat kejadian merupakan Perairan Desa Lukit Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti.

Adapun penangkapan tersebut dilakukan pada hari Rabu (5/2/2020) sekira 18.30 WIB.

Dari hasil penyelidikan pihak Polres mengamankan dua orang tersangka berisial J (46) dan S (44) yang bertindak sebagai kapten Kapal.

"Pada hari Selasa, tanggal 04 Februari 2020 sekira pukul 00.15 WIB, Saksi I mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya kapal Motor diduga memuat kayu berbentuk balok tim diduga illegal logging di perairan Desa Lukit," ujar Taufiq.

Kayu-kayu diduga hasil illegal logging yang diamankan Polres Kepulauan Meranti.
Kayu-kayu diduga hasil illegal logging yang diamankan Polres Kepulauan Meranti. (Polres Kepulauan Meranti)

Melalui laporan tersebut selanjutnya personel Unit II Tipidter Satreskrim Polres Kep Meranti dan Satuan Polisi Air Polres Kepulauan Meranti menuju lokasi pada hari Selasa tanggal 04 Februari 2020 sekira pukul 18.00 WIB.

"Tim langsung menuju Kapal Motor Kayu tersebut dan tiba di kapal sekira pukul 18.30 WIB. Adapun berdasarkan keterangan Anak Buah Kapal (ABK), bahwa kapal tersebut sudah bermuatan kayu olahan berbentuk balok tim sebanyak lebih 791 (tujuh ratus sembilan puluh satu) batang," ungkapnya.

Taufiq mengatakan kayu-kayu tersebut akan berangkat menuju Pulau Batam, Kepulauan Riau.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved