Pelalawan

Eksekusi Pidana Denda Rp 5 M ke PT PSJ, Kejari Pelalawan Riau Sudah Lima Kali Kirim Surat Panggilan

Kejari Pelalawan Riau sedang mengupayakan eksekusi terhadap pidana denda PT PSJ.

Eksekusi Pidana Denda Rp 5 M ke PT PSJ, Kejari Pelalawan Riau Sudah Lima Kali Kirim Surat Panggilan
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH 

PELALAWAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Riau sedang mengupayakan eksekusi terhadap pidana denda PT Peputra Supra Jaya (PSJ) seperti yang tertuang dalam putusan Mahkamah Agung (MA) tahun 2018 silam.

PT PSJ divonis MA berdasarkan putusan nomor 1087K/PID.SUS.LH/2018 tanggal 17 Desember. Ada dua jenis hukuman yang dijatuhkan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit itu atas kasus pendirian kebun tanpa Izin Usaha Perkebunan (IUP) di atas areal hutan.

Yakni lahan seluas 3.323 hektar dirampas negara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau serta diserahkan kepada PT Nusa Wana Raya (NWR) sebagai pemegang izin konsesi.

"Dalam putusan itu juga disebutkan ada pidana denda sebesar Rp 5 Miliar yang harus dibayarkan PT PSJ ke negara. Kami sedang dalam rangka mengeksekusi ini (denda)," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pelalawan, Nophy Tennophero Suoth SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (10/2/2020).

Kajari Nophy menerangkan, pihaknya menerima petikan putusan kasus IUP PT PSJ dari MA pada Bulan Mei 2019.

Pihaknya belum bisa melakukan eksekusi lantaran menunggu putusan lengkapnya. Pada Bulan Desember 2019 putusan lengkap baru diterima Korps Adhyaksa, barulah rencan eksekusi disusun.

Mulai dari eksekusi pidana perampasan lahan 3.323 hektar oleh negara yang ditandai dengan pembuatan berita acara serahterima dari Kejari Pelalawan kepada DLHK Riau.

Kemudian upaya eksekusi pidana denda juga telah bergulir.

Sejak Desember lalu, kejaksaan telah mengirimkan surat panggilan ke PT PSJ.

"Surat panggilan sudah lima kali kita kirimkan untuk upaya eksekusi denda. Tapi sampai sekarang belum ditunaikan perusahaan," beber Kajari Nophy.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved