Illegal Logging di Meranti

Pengungkapan 791 Kayu Illegal Logging di Meranti Riau, Tersanga Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Dari hasil penyelidikan pihak Polres mengamankan dua orang tersangka berisial J (46) dan S (44) yang bertindak sebagai kapten Kapal.

Pengungkapan 791 Kayu Illegal Logging di Meranti Riau, Tersanga Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
Polres Kepulauan Meranti
Kayu-kayu diduga hasil illegal logging yang diamankan Polres Kepulauan Meranti. 

MERANTI - Sebanyak 791 kayu diduga hasil illegal logging beserta para pengangkutnya berhasil diamankan oleh Polres Kepulauan Meranti.

Kayu hasil illegal logging di Desa Lukit, Kepulauan Meranti diangkut kapal KM Nusantara 5.

Tempat kejadian pengamanan dilakukan di Perairan Desa Lukit Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti.

Penangkapan tersebut dilakukan pada hari Rabu (5/2/2020) sekira 18.30 WIB.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat didampingi Kasat Reskrim AKP Ario Damar saat memberikan keterangan resmi di Kedai Kopi Kelana, Selatpanjang Senin (10/2/2020).

Dari hasil penyelidikan pihak Polres mengamankan dua orang tersangka berisial J (46) dan S (44) yang bertindak sebagai kapten Kapal.

"Pada hari Selasa, tanggal 04 Februari 2020 sekira pukul 00.15 WIB, Saksi I mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya kapal motor diduga memuat kayu berbentuk balok tim diduga illegal logging di perairan Desa Lukit," ujar Taufiq.

Terkait penangkapan tersebut, Kapolres menjelaskan para tersangka dijerat Pasal 83 Ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e Undang - Undang R.I No. 18 Tahun 2013, tentang Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHPidana.

"Dengan hukuman tiga tahun penjara dan maksimal lima tahun penjara," pungkas Taufiq.

Taufiq mengatakan kayu-kayu tersebut akan berangkat menuju Pulau Batam, Kepulauan Riau.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved