Illegal Logging di Meranti

Polres Meranti Akan Periksa Perangkat Desa Terkait Penerbitan Nota Angkutan Illegal Logging

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan dalam Minggu ini akan memeriksa perangkat Desa Lukit.

Polres Meranti Akan Periksa Perangkat Desa Terkait Penerbitan Nota Angkutan Illegal Logging
Istimewa
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat saat memberikan keterangan resmi Senin (10/2/2020) di Kedai Kopi Kelana, Selatpanjang. 

MERANTI - Setelah menetapkan dua tersangka, Pihak Polres Kepulauan Meranti akan kembali memeriksa sejumlah saksi terkait tindak pidana ilegal Logging yang terjadi di Desa Lukit, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan dalam Minggu ini akan memeriksa perangkat Desa Lukit.

"Perangkat desa nantinya akan kita periksa selaku penerbit dokumen nota angkutan," tegas Kapolres Taufiq saat memberikan keterangan resminya Senin (10/2/2020) di Kedai Kopi Kelana, Selatpanjang.

Selain memeriksa perangkat desa, Taufiq mengatakan pihaknya juga akan mendalami pemilik kayu tersebut yang disinyalir berada di Batam.

"Informasi pemiliknya ada di Batam, dan memang kayu itu akan di kirim ke Batam. Tapi sekarang itu juga masih dalam proses penyidikan kita," ujar Kapolres.

BREAKING NEWS: Polres Meranti Riau Ungkap 791 Batang Kayu Diduga Hasil Illegal Logging

Sembari melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Pihak polres dan saksi ahli juga masih menghitung jumlah kayu dan menentukan koordinat lokasi perambahan kayu-kayu tersebut.

"Kita masih tetap koordinasi dengan BPHP wilayah III Pekanbaru untuk menghitung jumlah kayu dan menentukan jenis kayu," ujar Kapolres.

Selain itu pihak Polres juga akan berkoordinasi dengan UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk menentukan status kawasan hutan.

"Kita telah mendatangi TKP, mengambil titik koordinat pengambilan kayu. Koordinatnya ada, kita sudah pasang police line," pungkas Kapolres Taufiq. (Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved