TPS Ganggu Akses Masuk STC, Ketua DPRD Pekanbaru Desak Pemko Pindahkan Pedagang

Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani mendesak pemko memindahkan pedagang di TPS ke dalam STC karena mengganggu akses masuk.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Warga melintas didepan kios pedagang yang berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) depan Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat (7/2/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani bersama lintas komisi di dewan menggelar rapat dengar pendapat terkait pembangunan Sukaramai Trade Centre (STC), Senin (10/2/2020).

Satu bahasan seputar rencana pemindahan pedagang di sekitar kawasan STC. Banyak pedagang masih bertahan di Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Kondisi ini membuat proses pemindahan dijadwal ulang pada 21 Februari 2020. Awalnya pemindahan pedagang ditargetkan pada 7 Februari 2020.

Namun Tim Percepatan Pembangunan Pekanbaru mengevaluasi jadwal tersebut.

"Kalau kami ingin segera dilakukan relokasi para pedagang ke STC. Apalagi keberadaan TPS mengganggu arus lalu lintas," kata Hamdani usai rapat.

Menurutnya, pemindahan memang harus mempertimbangkan kesiapan dari kios pedagang di STC.

Apalagi hingga saat ini proses pembangunannya belum tuntas 100 persen. "Nanti akan kita pertajam bahasannya, kesimpulannya tentu yang terbaik,” imbuhnya.

Politisi PKS ini mendorong agar PT Makmur Papan Permata (MPP) segera menuntaskan proses pembanginan fisik STC. Apalagi sesuai perjanjian STC sudah tuntas pada tahun 2019 lalu.

Hamdani menyebut bahwa rapat ini melibatkan Komisi I dan Komisi II DPRD Kota. Dewan juga mengundang pihak terkait dan para pedagang.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri menegaskan agar TPS di kawasan Sukaramai Trade Centre (STC) segera dikosongkan.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: ihsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved