Penangkapan Begal di Riau

Alex Begal di Riau Ngaku Siap Mati, Terang-terangan Pamer Hasil Curas di Facebook, Nantang Ditangkap

Satu dari kedua pelaku begal di Pelalawan Riau yakni Alex Begal ternyata sudah lama dipantau oleh polisi melalui akun media sosialnya di Facebook.

Alex Begal di Riau Ngaku Siap Mati, Terang-terangan Pamer Hasil Curas di Facebook, Nantang Ditangkap
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Pelaku Begal di Pelalawan Riau ditangkap, ditembak karena melawan saat diamankan. 

Teddy menyebutkan, tim buser terpaksa melumpuhkan Alex Begal dengan timah panas karena melawan petugas saat ditangkap dan mencoba melarikan diri.

Tembakan mengenai betis kaki sebelah kanannya membuat ia tak bergerak lagi dan tidak segarang seperti yang ada di akun Facebooknya.

Sebelumnya diberitakan dua kawanan begal di Pelalawan Riau berhasil diringkus polisi setelah pelaku sempat meresahkan warga sejak sebulan terakhir.

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan Riau berhasil membekuk dua pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) alias begal yang meresahkan masyarakat di Pangkalan Kerinci dalam satu bulan terakhir ini.

Kedua begal itu ditangkap pada Sabtu (8/2/2020) dan Minggu (9/2/2020) lalu oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Pelalawan di dua lokasi yang berbeda.

Adapun identitas kedua pelaku yakni HB alias Alex Begal (21) dan AS alias Wahyu (25) yang menjadi pelaku kejahatan jalanan di Pangkalan Kerinci.

Para pelaku kejahatan jalanan ini telah merampas barang-barang milik warga pengguna jalan mulai dari sepeda motor hingga telepon genggam.

"Kedua tersangka sudah meresahkan masyarakat satu bulan terakhir ini. Sekarang sudah kita tangkap," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK dan Kapolsek Pangkalan Kerinci, AKP Novaldi, dalam konperensi pers di mapolres, Selasa (11/2/2020).

Kapolres Hasym menuturkan, tersangka Alex Begal ditangkap di Pangkalan Kerinci saat hendak membeli rokok di sebuah warung. Kemudian dikembangkan dan polisi meringkus tersangka Wahyu di daerah Jambi.

Kedua pria ini dicokok atas laporan dari korban yang kehilangan sepeda motor jenis Satria FU dengan nomor polisi BM 2558 AN dan hand phone merk IPhone 6.

Alex dan Wahyu tercatat sebagai warga SP 6 Desa Makmur Pangkalan Kerinci.

Mereka beraksi dengan modus mengancam korbannya yang sedang duduk atau nongkrong.

Kemudian merampas HP pengendara motor yang sedang digunakan.

"Kita sedang memburu satu orang lagi yang merupakan komplotan mereka saat beraksi berinisial W," tutur Hasym.

(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved