Bupati Dipenjara, Wabup Jadi Tersangka. Pemprov Riau Belum Terima Penetapan Plt Bupati Bengkalis

Hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis pascapenahanan Amril Mukminin.

Bupati Dipenjara, Wabup Jadi Tersangka. Pemprov Riau Belum Terima Penetapan Plt Bupati Bengkalis
Tribunnews/Jeprima
Tersangka Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Amril dijerat kasus suap dari PT. Citra Gading Asritama (CGA) sebesar Rp.5,6 Milyar untuk pelicin anggaran proyek peningkatan jalan Duri - Sei Pakning multi years tahun 2017-2019. 

Bupati Dipenjara, Wabup Jadi Tersangka. Pemprov Riau Belum Terima Penetapan Plt Bupati Bengkalis

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pascapenahanan Bupati Bengkalis Amril Mukminin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis pekan lalu, hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bengkalis.

Sejauh ini Pemprov Riau sudah mengirimkan surat ke Mendagri untuk penunjukkan Plt Bupati Bengkalis kepada Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad.

Seperti diketahui, Wabup Bengkalis kini juga tersangkut kasus hukum dan berstatus tersangka.

Kepala Biro Tata Pemerintahan dan administrasi, Sudarman, Selasa (11/2/2020) mengatakan, secara aturan secara otomatis jika bupati berhalangan maka diserahkan ke wakil bupati sebagai Plt.

“Jadi surat Plt Bupati Bengkalis masih di meja Mendagri. Kita sudah mengirimkan surat penunjukan Plt Bupati Bengkalis kemarin. Menunggu SK dari Mendagri lagi untuk pengesahannya,” kata Sudarman.

Cegah Corona, Penumpang Pesawat Asal Singapura dan Malaysia Diberi Kartu Kontrol

Dia mengatakan, dengan ditahannya Amril Mukminin oleh KPK, maka bupati sudah dianggap berhalangan dan tidak bisa menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bengkalis.

Bupati tidak lagi berhak menjalankan organisasi pemerintahan selama masih dalam tahanan, sampai keluarnya keputusan inkrah.

Amril Mukminin Ditahan KPK dan Wabup Bengkalis Jadi Tersangka di Polda Riau, Ada Kompetisi Tak Sehat

“Selama bupati berhalangan tugas maka kewenangan diserahkan ke Plt Bupati, dalam hal ini wakil bupatinya. Kalau ada keputusan inkrah barulah bupati diberhentikan dan wakil bupati dilantik menjadi bupati,” ucapnya.

Disinggung mengenai kasus wakil Bupati Muhammad, yang juga ditetapkan tersangka oleh pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sudarman mengatakan tidak ada masalah.

Sebab yang bersangkutan tidak dalam penahanan aparat hukum.

“Sekarangkan masih berjalan kasusnya, kita tunggu keputusannya. Tapi jika sudah selesai kasusnya, jabatan Plt Bupati Bengkalis akan diserahkan ke Sekretaris daerah Bengkalis. Karena jabatan mereka belum habis jadi Plt-nya bisa Sekda Bengkalis. Kecuali nanti jabatannya habis barulah ditunjuk Pj Bupati dari Pemprov melalui persetujuan Mendagri,” ujar Sudarman.

Seperti di ketahui, Bupati Bengkalis, Amril Mukminin ditahan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terhitung sejak Kamis (6/2/2020). Amril akhirnya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka sejak Mei 2019 lalu.

Orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan itu, terlibat kasus korupsi proyek Multiyears (2017-2019), pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

Ia diduga menerima suap senilai Rp5,6 miliar. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved