Berita Riau

Serahkan Uang Titipan Rp 48 Juta,Asisten I Syamsudin Puji Kejari Meranti Riau Selamatkan Uang Negara

Uang titipan tindak pidana korupsi diserahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti kepada pemerintah daerah sekitar Rp 48 juta lebih.

Serahkan Uang Titipan Rp 48 Juta,Asisten I Syamsudin Puji Kejari Meranti Riau Selamatkan Uang Negara
istimewa
Kejari Kepulauan Meranti menyerahkan uang titipan tindak pidana korupsi kepada Pemkab Kepulauan Meranti, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Uang titipan tindak pidana korupsi diserahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Meranti kepada Pemkab Kepulauan Meranti, Selasa (11/2/2020).

Pengembalian uang pengganti dilakukan Kajari Budi Raharjo kepada Asisten I Syamsudin. Turut disaksikan Kabag Hukum Sudandri, Manajer Bank Riau Kepri, Kasi Pidsus Sri Mulyani Anom, Kasi Datum Mulyadi dan Kasi Intelijen Hamiko.

Uang titipan Rp 48.578.000 tersebut sesuai dengan petikan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru no:46/Pid.Sus-TPK/2019/PN Pbr tanggal 17 Desember 2019.

Merupakan titipan yang pengganti tindak pidana korupsi atas terdakwa berinisial S.

Uang ganti rugi terkait dengan kasus korupsi retribusi kempang dan kapal barang yang beroperasi wilayah Kepulauan Meranti yang sebelumnya Kejari telah melakukan penahanan, Kamis (18/7/2020).

Bertahan Hidup Makan Tumbuhan, Jati Ditemukan Setelah 11 Hari Menghilang di Hutan Meranti Riau

Dari Rp 36 Ribu Jadi Rp 60 Ribu Per Kg, Harga Bawang Putih Melonjak Drastis di Inhu Riau

Satu Jam Molor Tetap Tak Kuorum, DPRD Pelalawan Riau Batal Sahkan Ranperda Trantibum

Budi Raharjo mengatakan, setelah melakukan persidangan isi keputusan Pengadilan Negeri Pekanbaru menyatakan terdakwa telah menitipkan uang pada rekening penitipan Kejari Kepulauan Meranti.

"Maka, uang penitipan tersebut haruslah diperhitungkan sebagai pembayaran uang pengganti yang dibebankan kepada terdakwa," ujar Budi.

Selanjutnya, dikatakan Budi, putusan memerintahkan kepada penuntut umum untuk menyetorkan uang yang dititip terdakwa ke kas daerah Kepulauan Meranti setelah putusan memiliki kekuatan hukum tetap.

Budi mengatakan, kegiatan ini bukanlah hal yang menyenangkan bagi Kejari Kepulauan Meranti.

"Hanya saja terkait keuangan negara bagaimana agar tetap stabil sesuai dengan peruntukan, dan digunakan secara efektif dan efisien," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved