Harga Masker Naik

BREAKING NEWS - Harga Masker di Pekanbaru Meroket Nyaris 10 Kali Lipat Sejak Wabah Virus Corona

Bahkan beberapa apotek di Pekanbaru ada yang menjual nyaris 10 kali lipat dari harga biasanya.

BREAKING NEWS - Harga Masker di Pekanbaru Meroket Nyaris 10 Kali Lipat Sejak Wabah Virus Corona
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah penumpang dan petugas di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru memakai masker guna mengantisipasi penyebaran virus Corona, Senin (27/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

PEKANBARU - Harga masker di Pekanbaru naik berkali-kali lipat dari harga biasanya.

Bahkan beberapa apotek di Pekanbaru ada yang menjual nyaris 10 kali lipat dari harga biasanya.

Kondisi ini terjadi sejak munculnya wabah virus carona, yang membuat masker dijadikan sebagai ladang bisnis bagi sebagian masyarakat, untuk dikirimkan ke luar negeri.

Masyarakat yang mengirimkan masker tersebut ke luar negeri memborong masker di apotek-apotek, sehingga ketersediaan maskerpun semakin jarang saat ini di Pekanbaru.

Hampir semua apotek di Pekanbaru kini menaikkan harga masker dengan alasan pihak distributor sudah menaikkan harga juga dengan berkali lipat.

Pantauan Tribunpekanbaru.com di sejumlah apotek kawasan Panam Pekanbaru misalnya, harga masker naik ada yang naik 8 kali lipat, 9, bahkan nyaris 10 kali lipat.

"Biasanya sekotak kita jual 25 atau 26 ribu. Sekarang sudah naik menjadi Rp 230 ribu, ada juga yang lebih," kata salah seorang pegawai di apotek bilangan Panam.

Diakui salah seorang pegawai tersebut, kondisi tersebut terjadi sejak virus carona mewabah.

Sehingga banyak masyarakat yang memborong masker.

"Bahkan waktu harganya naik di atas Rp 100 ribu pekan lalu, itu masih sangat banyak yang membeli masker dengan berdus-dus, katanya untuk dikirimkan ke luar negeri," kata dia.

Saat ini pihaknya tidak banyak menyediakan masker lagi.

Namun jika ada permintaan pihaknya bisa menyediakan dengan memesan terlebih dulu.

"Sekarang kami stock paling hanya lima kotak saja untuk dijual ecer. Tapi kalau ada yang mau beli berdus-dus atau dalam jumlah banyak, bisa pesan dulu dengan tinggalkan panjarnya," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved