Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Berada di Atas Garis Sempadan Bangunan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menemukan ada hal yang tak seharusnya dilakukan dalam pembangunan Pasar Induk Pekanbaru.

Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Berada di Atas Garis Sempadan Bangunan
tribun pekanbaru
Walikota Pekanbaru Firdaus MT saat meninjau proyek Pasar Induk di Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (16/8/2019) silam. 

Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Berada di Atas Garis Sempadan Bangunan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menemukan ada hal yang tak seharusnya dilakukan dalam pembangunan Pasar Induk Pekanbaru.

Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru ternyata berdiri di atas Garis Sempadan Bangunan (GSB). Kondisi ini menimbulkan dampak bagi masyarakat.

Legislator di DPRD Kota Pekanbaru pun menyorotinya. Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri memberi rekomendasi agar pembangunan kios pasar induk dihentikan sementara waktu.

Ia menyebut bahwa pengembang yakni PT. Agung Rafa Bonai sudah melanggar aturan.

Apalagi sudah ada hasil rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu di Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru.

Saat itu kesimpulan rapat yakni menghentikan pembangunan pasar induk untuk sementara.

Pembangunan kios pasar induk jelas melanggar GSB.

Maka harus dihentikan lantaran tidak sesuai dengan DED awal.

Pengembang juga tidak membuat saluran air antara bangunan pasar induk dengan jalan di belakangnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved