Indragiri Hilir

Cekcok Pasutri Berujung Maut di Inhil Riau, Warga Sempat Dengar Sang Istri Teriak 'Ya Allah'

Pasutri di Inhil ternyata sempat terlibat cek cok sebelum ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dua tempat berbeda.

Cekcok Pasutri Berujung Maut di Inhil Riau, Warga Sempat Dengar Sang Istri Teriak 'Ya Allah'
Internet
Ilustrasi 

RETEH – Pasangan Suami Istri (Pasutri)  berinisial YS dan MA ditemukan meninggal dunia di dua tempat berbeda di Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil Rabu (12/2/2020).

Keduanya ternyata sempat terlibat cek cok sebelum ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Berdasarkan keterangan pelapor yang juga tetangga Pasutri tersebut, Rabu sekira pukul 21.30 WIB, Pelapor yang saat itu berada di rumahnya.

Ia mendapat informasi dari warga perihal keributan yang terjadi di dalam rumah pasutri tersebut.

Selanjutnya pelapor menghubungi suaminya berinisial SA (saksi) yang akhirnya mendatangi rumah pasutri tersebut.

Saat itu saksi mendengar suara seorang perempuan dari dalam kamar yang berteriak “YA ALLAH, YA ALLAH, YA ALLAH”, serta melihat darah dari luar pintu kamar korban.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman, S.IK melalui Kassubag Humas Polres Inhil Iptu Warno menuturkan, saksi dan pelapor pun kemudian langsung melaporkan tindak pidana pembunuhan tersebut kepada Polsek Reteh.

“Tentang Tindak Pidana Pembunuhan, sebagaimana dimaksud dalam Rumusan Pasal 338 KUHP,” ujar Iptu Warno, Kamis (13/2/2020).

Setelah melakukan olah TKP, ditemukan barang bukti antara lain, yaitu, 1 bilah parang berlumuran darah beserta sarung, 1 bilah pisau berlumuran darah, 1 helai baju daster warna merah berlumuran darah dan satu utas tali nilon.

Untuk diketahui, pasangan suami istri berinisial YS (36) dan Ma (34) ditemukan meninggal setelah terlibat cek cok, Rabu (12/2).

Sang istri YS ditemukan meninggal bersimbah darah di dalam kamar rumahnya di Jalan SMP lorong Bunga Tanjung Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil, Riau, sekitar pukul 21.30 WIB.

Suami korban berinisial MA yang juga sebelumnya diketahui terlibat cek cok dengan sang istri dan diduga membunuh sang istri, keluar dari rumah dan melarikan diri.

MA akhirnya berhasil di temukan di dalam warung di Pelabuhan buruh jalan tepi laut kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh meninggal dunia dalam keadaan tergantung tali nilon.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved