Virus Corona

Imbas Virus Corona, Harga Bawang Putih di Kuansing Riau Membumbung Tinggi

Wabah virus corona yang berpusat di Wuhan China tersebut memberikan dampak kepada harga bahan pokok di Indonesia, termasuk di Riau.

Imbas Virus Corona, Harga Bawang Putih di Kuansing Riau Membumbung Tinggi
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Pasar tradisional berbasis modern di Teluk Kuantan, Kuansing menjadi salah satu pasar yang ramai dikunjungi warga. 

TELUK KUANTAN - Pemerintah mengantisipasi penyebaran wabah virus corona dan dampaknya di Indonesia.

Sehingga orang-orang yang datang dari China, khususnya Wuhan dan daerah sekitar harus menjalani pemeriksaan.

Bahkan rombongan mahasiswa Indonesia yang dipulangkan dari China harus dikarantina terlebih dahulu.

Dampak meluasnya wabah virus corona di bukan cuma itu.

Kini, wabah yang berpusat di Wuhan China tersebut memberikan dampak kepada harga bahan pokok di Indonesia, termasuk di Riau.

Harga bawang putih mengalami kenaikan di Kuansing. Kenaikan ini diperkirakan akibat virus corona.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kuansing Azhar Ali mengatakan kenaikan harga bawang putih sudah terjadi sejak dua hari yang lalu.

"Tiga hari yang lalu itu harga bawang putih sampai Rp 60.000 per kilogram. Sekarang turun menjadi Rp 50.000," kata Azhar Ali, Kamis (13/2/2020).

Walau sudah turun, harga saat ini masih tergolong tinggi. Sebab biasanya harga bawang putih di Kuansing Rp 35.000 per kilogram.

Dikatakannya, kenaikan ini dikarenakan pasokan bawang putin yang mulai langka. Sehingga harga melonjak naik.

Bawang putih yang masuk ke Kuansing sendiri merupakan bawang putih hasil impor dari China. Adanya musibah virus corona di China diperkirakan menjadi penyebab kelanggaan bawang putih di Kuansing.

"Bawang putih di Kuansing ini kan impor dari China. Sedangkan di China sedang mewabah virus corona. Ini penyebabnya," terangnya.

Ia mengatakam semua daerah saat ini mengalami kelangkaan bawnag putih. Sehingga harganya mengalami kenaikan.

Ia mengatakan untuk komoditas lainnya, harga masih stabil. Pihaknya memang selalu melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok.

"Kalau kebutuhan pokok lainnya masih stabil. Belum ada yang bergejolak," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved