Breaking News:

Karhutla di Riau

Karhutla di Riau, HELIKOPTER PT Arara Abadi Diturunkan Padamkan Api di Mengkapan Siak Riau

Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau, helikopter Arara Abadi diturunkan padamkan api di Mengkapan Siak Riau

Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Karhutla di Riau, HELIKOPTER PT Arara Abadi Diturunkan Padamkan Api di Mengkapan Siak Riau 

Karhutla di Riau, HELIKOPTER Arara Abadi Diturunkan Padamkan Api di Mengkapan Siak Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau, helikopter Arara Abadi diturunkan padamkan api di Mengkapan Siak Riau.

PT Arara Abadi - APP (Asia Pulp & Paper) Sinar Mas Forestry menurunkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) ke lokasi Karhutla di Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kamis (13/2/2020).

Mereka bergabung dengan tim terpadu Polri, TNI, Menggala Agni KLHK, BPBD Siak serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Selain itu, PT AA-APP SMF juga memiliki MPA binaannya.

Pemadaman itu juga dibantu alat berat dan helikopter water bombing milik APP Sinar Mas Forestry.

Perusahaan itu menurunkan paket komplit sehingga berhasil padamkan dan kendalikan Karhutla di Mengkapan.

"Posisi Karhutla berada 1 km dari batas luar konsesi perusahaan di kampung Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak," kata Humas PT AA Distrik Siak, Suparlan didampingi Fire Marshal Romi kepada Tribunpekanbaru.com.

Ia menjelaskan, awalnya api sudah termonitor di sistim deteksi CCTV perusahaan pada sore 27 Januari lalu.

Pihaknya langsung membuat laporan kepada aparat setempat.

"RPK kita juga turun bantu padamkan api itu," kata dia.

Pada 28 Januari api telah padam.

Namun karena cuaca panas dan kawasan tersebut gambut kering pada 4 Februari api muncul kembali.

RPK PT AA yang tergabung dalam tim terpadu lainnya ikut berjibaku kembali padamkan kebakaran itu.

"Kita tidak ingin ambil risiko apalagi berjarak 1 KM dari konsesi kita," kata dia.

Pihaknya juga mengerahkan alat berat untuk membuat embung-embung, karena jauhnya sumber air dari lokasi Karhutla.

Pihaknya juga membuat sekat bakar.

"Karena kebakarannya lumayan luas, kita juga minta bantuan FOM (Fire Operasion Management) APP Sinar Mas di Perawang untuk Heli Water Bombing dan TRC (Tim Reaksi Cepat) PT Arara Abadi APP - Sinar Mas," kata dia.

Bantuan itu untuk membackup RPK di lapangan.

Mereka membawa peralatan pompa jenis Tohatsu, mini striker pump, termasuk alat berat eskavator untuk buat embung dan membuat sekat bakar.

"Pekerjaan ini kami lakukan karena sesuai perintah pimpinan sekaligus mendukung Program Riau Bebas Asap," kata dia.

Menurut dia, perusahaan tidak ingin mengambil risiko sekecil apapun agar api tidak meloncat ke kawasan konsesi perusahaan.

Saat ini api sudah padam dan terkendali.

"Namun tim kita terus melakukan pendinginan dengan membasahi kawasan tersebut," kata Suparlan.

Sementara itu Daops Manggala Agni Distrik Siak, Ihsan Abdillah mengakui PT AA mengerahkan tim komplit untuk membantu pemadaman di Mengkapan.

Ia mengapresiasi langkah cepat perusahaan itu untuk membantu memadamkan Karhutla di Desa Mengkapan.

"Kalau ada perusahaan menurunkan tim yang banyak, peralatan hingga helikopter tentu kita acungkan jempol. Kapan perlu setiap perusahaan memang harus begitu," kata dia.

Menurut Ihsan, kebakaran di Kabupaten Siak sesuai dengan laporan masyarakat dan hotspot yang terpantau.

Akhir-akhir ini terdapat di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, yakni di kampung Tanjung Kuras, Mengkapan dan Bunsur.

Saat ini tim Gabungan (Manggala Agni, BPBD, MPA, TNI, Polri) telah berhasil memadamkan api di Tanjung Kuras.

Pihaknya saat ini bersama RPK Sinar Mas juga melakukan pendinginan di kampung Mengkapan bersama Manggala Agni, TNI, Polri, MPA.

Menurut Ihsan, sinergi Manggala Agni dan instansi lain bersama RPK Sinar Mas sudah terjalin baik.

Ia selalu berkoordinasi dengan pihak lain demi cepatnya tuntas kebakaran.

Sedangkan pimlinan PT AA membagi tugas untuk melakukan pemadaman di lokasi masyarakat yang di luar konsesi mereka.

Karhutla di Riau - Tribunpekanbaru.com / Mayonal Putra.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved