NEWS VIDEO: LLDikti X Gelar Pelatihan untuk Dosen di Kampus STIKes Al Insyirah Pekanbaru

LLDikti X menggelar pelatihan Applied Approach (AA), yang diselenggarakan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Al Insyirah Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM-- Untuk meningkatkan kompetensi para dosen, LLDikti X menggelar pelatihan Applied Approach (AA), yang diselenggarakan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Al Insyirah Pekanbaru, Selasa (11/2).

Ketua STIKes Al Insyirah, Dr Ns Hj Rifa Yanti, S Kep M Biomed mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada pihak LLDikti yang sudah menyelenggarakan kegiatan tersebut di kampus yang berlokasi di Jalan Parit Indah nomor 38 Pekanbaru tersebut, yang akan dilangsungkan selama 5 hari, hingga Sabtu (15/2).

“Alhamdulillah pada kesempatan ini STIKes Al Insyirah Pekanbaru telah mentaja kembali pelatihan applied approach untuk dosen di lingkungan sekolah tinggi, adapun tujuan dilaksanakannya pelatihan AA ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dosen di dalam kelas untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, dosen memiliki tanggung jawab mengembangkan kemampuan diri untuk bisa berinovasi dan berimprovisasi, salah satunya melalui pelatihan ini.” sahut Rifa.

“Pelatihan ini mendapat binaan langsung dari LLDIkti dimana semua pemateri disiapkan oleh LLDikti, sifat pelatihan ini seratus persen harus diikuti dengan baik oleh semua peserta karena di akhir pelatihan ini akan ada post-test untuk melihat keberhasilan dari semua peserta.”, ujar Rifa.

Dalam kesempatan itu, Rifa juga mengatakan, latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para dosen, yang tidak hanya bisa diperoleh di dalam kelas.
"Kegiatan ini dikhususkan bagi peningkatan kemampuan dosen dalam metode pembelajaran. Sehingga proses belajar dan mengajar dalam kelas bisa lebih maksimal," imbuhnya.
Selain itu, disampaikan Rifa, sebagai tenaga pengajar dalam kelas, dosen memiliki peranan penting dalam peningkatan kualitas serta upaya dalam membentuk mindset para mahasiswa.
"Mindset mahasiswa dibentuk oleh dosen. Karena itu, seorang dosen harus mempunyai kemampuan untuk membuat dan menghasilkan pembelajaran yang baik.

Maka dari itu, seorang dosen juga harus ada inovasi dan improvisasi di dalam kelas," ujarnya.

Adapun peserta kegiatan tersebut adalah sebanyak 38 orang, yang berasal dari 4 perguruan tinggi, di antaranya adalah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mahaputra, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Rokaniah, Akademi Kebidanan (Akbid) Salma Siak, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Al Insyirah Pekanbaru.

"Kami turut berterimakasih kepada sejumlah perguruan tinggi lainnya yang sudah mendatangkan para dosen sebagai peserta dalam kegiatan ini," ulasnya.

Adapun item kegiatan selama 5 hari tersebut di antaranya seperti, matrik pembelajaran, strategi pembelajaran, dan berbagai item lainnya.

"Nantinya seluruh peserta tidak serta merta langsung dapat sertifikat. Terlebih dulu peserta dapat arahan penugasan postes, dan juga proses lainnya," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: didik ahmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved