Warga yang Menghuni Taman Nasional Tesso Nilo Punya Hak Pilih di Pilkada Pelalawan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan Riau tengah mempersiapkan diri dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020

Warga yang Menghuni Taman Nasional Tesso Nilo Punya Hak Pilih di Pilkada Pelalawan
TRIBUN PEKANBARU/JOHANES WOWOR TANJUNG
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan Wan Kardi Wandi. 

Warga yang Menghuni Taman Nasional Tesso Nilo Punya Hak Pilih di Pilkada Pelalawan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan Riau tengah mempersiapkan diri dalam menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 bulan September mendatang.

KPU Pelalawan akan mulai melakukan pendataan terhadap masyarakat yang mempunyai hak pilih pada Pilkada serentak tahun ini.

Proses Pencocokan dan Penelitian (Coklik) terhadap seluruh masyarakat yang sudah bisa memilih dijadwalkan pada bulan April.

"Selama warga tersebut memenuhi persyaratan untuk memilih, dipastikan mendapatkan hak pilih," kata Ketua KPU Pelalawan, Wan Kardi Wandi, kepada Tribun, Kamis (13/2/2020).

Adapun syarat untuk bisa memilih pada Pilkada 2020 sesuai aturan KPU yakni mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik yang berdomisili di Pelalawan.

Kemudian sudah berusia 17 tahun atau sudah pernah kawin.

Cemburu Pacar Ngamar di Hotel, ASN Asal Rohil Aniaya Seorang Pria di Pekanbaru

Jika tak memenuhi persyaratan tersebut dipastikan tak dapat hak pilih pada pesta demokrasi tersebut.

KPU, kata Wan Kardi, menjamin dan melindungi hak pilih warga yang memenuhi persyaratan serta diperbolehkan menggunakan hak pilihnya pada saat pemungutan suara di Pilkada.

Termasuk masyarakat yang mendiami kawasan hutan, seperti warga yang tinggal di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Sekda Pekanbaru Tegaskan Tes SKD CPNS Transparan, Imbau Peserta Tak Percaya Jimat atau Kunci Jawaban

Sempat ada isu yang berkembang jika "penghuni" TNTN tidak diberikan hak pilih pada Pilkada.

KPU memastikan hal itu tidak benar dan memberikan hak pilih kepada siapapun tanpa memandang domisili tempat tinggalanya.

"Saya tak pernah mengeluarkan statement jika warga di TNTN tak dapat hak pilih. Itu kabar yang keliru. Semua warga negara yang memenuhi syarat memilih, itu dapat hak pilih," tegas Wan Kardi.

KPU pada dasarnya melindungi hak pilih, mempermudah pemilih, dan mempertimbangkan jarak tempuh pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Tribunpekanbaru.com/Johanes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved