Breaking News:

Menaker ke Riau

Menaker ke Riau, Dorong Angkatan Kerja Kompeten, Ida Fauziyah: Mahasiswa Harus Ikut Aneka Pelatihan

Menteri Tenaga Kerja atau Menaker Ida Fauziyah ke Riau dan ia mendorong angkatan kerja yang kompeten sehingga ia meminta mahasiswa

Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Menaker ke Riau, Dorong Angkatan Kerja Kompeten, Ida Fauziyah: Mahasiswa Harus Ikut Aneka Pelatihan 

Menaker ke Riau, Dorong Angkatan Kerja Kompeten, Ida Fauziyah: Mahasiswa Harus Ikut Aneka Pelatihan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Menteri Tenaga Kerja atau Menaker Ida Fauziyah ke Riau dan ia mendorong angkatan kerja yang kompeten sehingga ia meminta mahasiswa agar mengikuti aneka pelatihan.

Caranya dengan menjalin kerjasama untuk peningkatan kompetensi angkatan kerja.

"Mahasiswa bisa ikut aneka pelatihan dalam meningkatkan kompetensinya menghadapi dunia kerja," pesannya usai menjadi keynote speaker dalam seminar nasional yang berlangsung di Auditorium Rektorat Universitas Islam Riau (UIR) pada Jumat (14/2/2020).

Seminar nasional bertajuk strategi pemerintah dalam membangun SDM bangsa Indonesia yang unggul menuju era revolusi industri 4.0.

Seminar ini adalah rangkaian dari Kongres IV IKA UIR.

Pihaknya siap mendukung peningkatan kompetensi lulusa universitas.

Apalagi tiga Balai Latihan Kerja (BLK) di Riau bakal diambil alih pemerintah pusat.

"Kami akan membuat pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja di Riau," paparnya.

Ida menyebut bahwa kedatangannya dalam rangkaian Kemenaker Goes to Kampus.

Ia juga menyoroti masih adanya alumni universitas yang masih banyak belum mendapat pekerjaa.

Ada beralasan memilih kerja yang cocok.

Ada juga lulusan universitas yang belum sesuai dengan kebutuhan pasar lapangan kerja.

Wanita berkerudung ini mengklaim tingkat pengangguran 2019 mencapai 5,28 persen.

Tingkat pengangguran tahun lalu mengalami penurunan dari tahun 2018 lalu.

Kondisi ini dihadapkan dengan tantangan ketenagakerjaan.

Ada 23 juta jenis pekerjaan terdampak otomatosasi.

Namun ada 27 juta hingga 46 juta jenis pekerjaan baru.

Sebanyak 10 juta juta di antaranya belum pernah ada di Indonesia.

"Maka perlu kerjasama semua pihak dalam meningkatkan kompetensi angkatan kerja, guna meraih pekerjaan baru tersebut di era revolusi industri 4.0," paparnya.

Kemenaker RI juga memulai program triple skilling pelatihan vokasi.

Program ini untuk meningkatkan daya saing di era globalisasi.

Ada up skilling bagi pekerja, skilling bagi pencari kerja dan re skiling bagi pekerja yang berpotensi PHK.

"Program ini seiring dengan pelatihan bagi pemegang kartu pra kerja," ujarnya.

Kampus punya peran besar dalam mendukung pelatihan untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja di daerah.

Nantinya daerah yang non industri bisa menggelar pelatihan wisata.

"Sedangkan daerah industri lebih mengarah ke ekonomi digital, perdgaangan dan sektor teknis industri,"paparnya.

Walikota Pekanbaru, Firdaus MT menyebut bahwa kampus punya peran menyiapkan sumber daya manusia unggul.

Mereka harus punya daya saing yang tinggi.

"Perguruan tinggi harus punya prodi yang terhubung dengan dunia kerja," ujarnya dalam diskusi panel jelang seminar nasional bersama Mentri Ketenagakerjaan RI.

Menurutnya, kampus harus menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan pasar kerja.

Kondisi ini terlihat dari rendahnya serapan tenaga kerja dalam bursa kerja.

"Setiap tahunnya cuma berkisar 20 hingga 30 persen," paparnya

Ia menyebut bahwa ini tantangan buat kampus.

Padahal ada banyak lapangan kerja.

"Tapi sumber daya tidak memenuhi kualifikasi," paparnya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Abdul Wahid mendorong kawula muda meningkatkan keterampilan.

Insan kampus nantinya hanya lima semester belajar di kelas.

"Selanjutnya tiga semester mereka bisa meningkatkan potensi mahasiswa dengan magang di BUMN dan swasta," ujarnya.

Politisi PKB ini juga mendorong industri nasional untuk menerapkan teknologi.

Hal ini seiring perkembangan teknologi saat ini.

Ia menilai kondisi ini jadi tantangan bagi kawula muda yang bakal memasuki dunia kerja. Apalagi

"Mereka harus menyiapkan diri dan menghadapi dunia kerja," paparnya.

Rektor UIR, Syafrinaldi mengapresiasi kedatangan Ida Fauziyah ke UIR.

Ia menyebut kedatangan ini adalah kedatangan perdana Ida sebagai Menteri Ketenagakerjaan RI.

Syafrinaldi menyebut bahwa alumni UIR mencapai 55.000 orang lebih.

Sejumlah alumni berkiprah di nasional.

Satu di antaranya Basri Arief (Mantan Jaksa Agung) yang merupakan alumni Fakultas Hukum UIR.

Ada juga Firdaus MT yang merupakan Walikota Pekanbaru.

Syafinaldi menyebut bahwa kampus UIR punya sejumlah capaian hingga saat ini.

Satu di antaranya UIR menempati rangking 72 nasional di bidang penelitian.

UIR unggul dari 4500 universitas di Indonesia.

"Kita melompat menjadi klaster utama, kita berupaya untuk meraih klaster mandiri nantinya," paparnya.

UIR juga ingin menjadi terkemuka pada tahun 2020.

Civitas akademika memperoleh izin dari Kementrian Pendidikan dan Dikti dalam menyelenggarkan program doktor ilmu hukum.

"Ini prodi pertama untuk universitas swasta pertama di Sumatera," paparnya.

Capaian lainnya yakni 18 program studi di UIR meraih premier akreditasi internasional dari ASIC (Accreditation Service for Internasional Schools, Colleges & University.

ASIC merupakan satu badan akreditasi independen di Stockton On Tees yang berspesialisasi melakukan akreditasi sekolah dan univeritas.

"Rangkaian prestasi ini adalah capaian bersama menjadi univeesitas Islam yang unggul di Asia. Semua bisa dicapai dengan kerjasama semua pihak," paparnya.

Sederetan prestasi ini adalah satu bentuk kesiapan UIR untuk melahirkan SDM unggul menuju era revolusi industri 4.0.

Ketua Panitia Kongres IV IKA UIR, Marhendri menyampaikan bahwa seminar nasional ini adalah rangkaian Kongres IV IKA UIR.

Panitia menggelar seminar ini karena isu penting yang mesti jadi bahasan.

Mereka pun mengusung tema strategi pemerintah dalam membangun SDM bangsa Indonesia yang unggul menuju era revolusi industri 4.0.

Ada sejumlah kegiatan digelar yakni Kongres IV IKA UIR berlangsung pada 22 Februari 2020.

Selanjutnya ada jalan sehat pada 23 Februari 2020.

Menaker Ida Fauziyah ke Riau - Tribunpekanbaru.com / Fernando Sikumbang.

Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved