NASIB TRAGIS Pasien Peserta BPJS Kelas 3 Meninggal di Selasar RS, Keluarga: Kami Selalu Bayar Iuran

Lilik Ansori mengaku sangat kecewa dengan pelayanan di Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSAM) Lampung terhadap pasien BPJS Kesehatan.

NASIB TRAGIS Pasien Peserta BPJS Kelas 3 Meninggal di Selasar RS, Keluarga: Kami Selalu Bayar Iuran
Kolase/Tribunnews.com/TribunnewsBogor.com
NASIB TRAGIS Pasien Peserta BPJS Kelas 3 Meninggal di Selasar RS 

Ia mengatakan, pasien tersbeut masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSAM Lampung pada Minggu (9/2/2020) pukul 6.36 WIB.

Pasien MR adalah pasien rujukan dari RS Bob Bazar, Kalianda.

“Pasien MR dirujuk dengan diagnosa demam berdarah, diare, dan hepatitis. Kondisi pasien sakit berat dan sesak nafas,” kata Pad Dilangga.

Kendati demikian, pihaknya membantah telah menelantarkan psien BPJS Kesehatan kelas 3 tersebut.

Ia mengatakan, pasien MR sudah dirawat di IGD dan telah dikonsultasikan kepada dr Riki.

Menurutnya, rencananya sang pasien akan diberi transfusi darah sebanyak dua kantong dan transfusi trombosit 10 kantong.

Minggu sore, kata Pad Dilangga, pasien MR masih sakit berat dan gelisah sehingga terapi dilanjutkan.
Pada Senin (10/2/20202), pasien MR dialihkan untuk dirawat di ruang Bougenville sekitar pukul 3.00 dini hari.

“Dokter Riki sudah mengedukasi keluarga pasien kondisi pasien sangat serius dan akan dipindahkan ke ruangan rawat khusus penyakit dalam,” kata Pad Dilangga.

 

Lalu pada Senin, pukul 16.00 WIB, pasien MR ditransfer ke ruang Nuri dengan oksigen terpasang dan didampingi dua petugas. Di depan ruang Nuri, kata Pad Dilangga, pasien MR mendadak kejang dan perawat yang sudah menunggu langsung memberikan tindakan medis.

“Namun, keluarga pasien marah, memukul petugas kami dan mencabut selang oksigen yang masih terpasang,” kata Pad Dilangga.

Akibatnya, proses penanganan kegawatdaruratan terganggu. “Pasien dinyatakan meninggal dan dibawa ke rumah duka menggunakan mobil jenazah RSAM,” kata Pad Dilangga.

Anggota DPRD Geram

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo geram mendengar kabar ada pasien yang ditelantarkan oleh rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Terlebih, sang pasien BPJS Kesehatan M Rezky yang meninggal di depan ruang rawat penyakit dalam menjadi viral.

“Sontoloyo! Mereka (RSAM) maunya apa, kami siapkan. Tapi pelayanan mereka begitu ke masyarakat,” kata Deni saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, DPRD Lampung sudah berkali-kali melakukan inspeksi ke RSAM dan berulang kali pula mengingatkan masalah pelayanan.

“Sekarang malah ada kejadian pasien ditelantarkan dan meninggal dunia,” kata Deni.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Cerita Ayah Pasien BPJS yang Anaknya Tewas Karena Ditelantarkan: Kamar Pun Kami Bersihin Sendiri

Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved