Kepulauan Meranti

STORY - Kisah Ibu Empat Anak Jadi Pengemudi Becak Motor di Selatpanjang, Tetap Siapkan Sarapan Anak

Perempuan dengan empat orang anak tersebut sudah delapan tahun melakukan profesinya sebagai jasa pengantar penumpang dengan Becak Motor.

STORY - Kisah Ibu Empat Anak Jadi Pengemudi Becak Motor di Selatpanjang, Tetap Siapkan Sarapan Anak
Istimewa
Irawati, wanita pengemudi becak motor di Selatpanjang. 

Hal ini sebenarnya tidak asing lagi bagi Irawati karena jauh sebelumnya dia juga melakoni sebagai pengemudi ojek lebih kurang 10 tahun lamanya.

Wanita yang biasanya dipanggil Bunda Ira oleh rekan-rekannya ini setiap hari harus menyusuri jalanan kota Selatpanjang dengan penampilan biasanya mulai dari helm, masker, sarung tangan, jaket tebal, dan jilbab.

"Saya seperti sudah biasa melakukan pekerjaan ini, dan saya nyaman dengan itu bahkan dekat dengan orang-orang sekitar saya," ujar Ira.

Menjalani profesi tukang becak motor yang selama ini identik dengan dunia lelaki tentu saja akan menemui banyak tantangan.

Dia harus mengeluarkan kemampuan lebih baik dari kemampuan mengemudi, bersosialisasi dan lainnya.

Ira juga mengaku tetap ada anggapan sebelah mata dari pengguna jasanya karena dirinya seorang wanita.

Walaupun demikian Ira tetap berprinsip bahwa hal yang dilakukannya merupakan sesuatu hal yang nyaman baginya.

"Saya anggap itu biasa saja, toh ini sudah lama saya geluti. Dan orang-orang juga sudah terbiasa dengan itu," ujar Ira.

Saat Ira ditanya apakah ada wanita lain yang berprofesi sama dengan dirinya sebagai pengemudi becak motor, dirinya mengaku tidak ada.

"Kalau untuk yang pengemudi becak untuk umum di persatuan kita setahu saya cuman saya. Walaupun ada yang lain wanita tapi tidak untuk umum, tapi untuk keperluan pribadinya," ujar Ira.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved