Taekwondo Ajukan Permintaan ke KONI Riau untuk Merekrut Pelatih Nasional atau Pelatih Asal Korsel

Permintaan ini diajukan taekwondo Riau untuk persiapan menghadapi PON Papua yang akan digelar Oktober mendatang.

Taekwondo Ajukan Permintaan ke KONI Riau untuk Merekrut Pelatih Nasional atau Pelatih Asal Korsel
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Taekwondo Riau mengajukan permintaan ke KONI Riau untuk merekrut pelatih nasional atau pelatih asal Korsel, untuk menangani atlet Riau menghadapi PON Papua. 

tribunpekanbaru.com - Persiapan terus dilakukan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Riau menghadapi PON XX Papua tahun 2020. Setelah menetapkan skuad yang akan dikirim, pengurus akan mengajukan ke KONI Riau untuk pos pelatih yang akan menukangi para atlet.

Sama seperti PON 2012 silam, taekwondo Riau akan dilatih satu pelatih nasional dan satu pelatih asal Korea Selatan. Namun pengurus taekwondo Riau sadar dengan masalah anggaran saat ini, karena itu berharap satu dari dua pelatih yang diajukan bisa dikabulkan KONI Riau.

"Kita inginkan pelatih nasional yang menukangi atlet. Pelatih yang kita inginkan dulunya mantan atlet nasional berprestasi. Kalau pelatih Korea, juga masih jadi keinginan kita untuk PON," papar Ketua TI Riau, H Amran Tambi, Jumat (14/2) kepada Tribun.

Tambi menyebutkan, meraih medali emas di ajang selevel PON tidak lah mudah. Meski kini taekwondo masuk sebagai cabang andalan, namun untuk merealisasikan target emas perlu dukungan di semua aspek. Terutama pada anggaran dan pelatih yang bagus.

Menurutnya, tiga pelatih lokal yang sudah ditetapkan TI Riau untuk PON Papua sudah punya pengalaman melatih atlet. Namun akan lebih baik bila ditambah pelatih nasional atau pelatih asal Korea.

"Pelatih kita di Riau bagus-bagus. Buktinya bisa berprestasi di Pra PON kemarin. Untuk menambah kekuatan yang bagus ini, tidak ada salahnya menambah pelatih yang lebih bagus lagi. Sehingga target emas makin besar peluangnya," ujar Tambi.

Dengan sisa waktu yang ada, TI Riau berharap KONI merealisasikan pengadaan pelatih nasional ini. "Kita kan ditargetkan dua emas di PON Papua. Insya Allah itu bisa tercapai jika semua kalangan, khususnya KONI Riau, mendukung penuh," tambahnya.

Sesuai SK yang dikeluarkan TI Riau Januari 2020 lalu, ada tiga pelatih yang sudah ditunjuk untuk PON 2020 yakni Joni Saputra, Eko Saputro, serta Yana Puspita Arumi.

Selain itu, juga sudah ditetapkan 10 atlet putra-putri yang akan tampil di PON. Dari 10 atlet tersebut, 5 di antaranya asal Kota Pekanbaru yaitu Ibrahim Zarman, Galuh Kogas, Mega Djuwita, Ajria Yasmin, Bella Oktaviani. Lalu dua atlet dari Kampar yakni Irfan Prasetya dan Indria Larasati, dua atlet lagi dari Bengkalis yaitu Rahamad Susilo dan Hanifa Safitri, serta satu atlet dari Siak yaitu Syangkot Bayu.

Pada Pra PON taekwondo di Banten, September 2019 lalu, Riau sukses meraih dua emas, empat perak, dan empat perunggu. Di Pra PON tersebut Riau menurunkan 22 atlet putra-putri. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved