Breaking News:

Berita Riau

Tersangka dan Barang Bukti Kasus Penyelundupan 6 Ribu Belangkas di Riau Dilimpahkan Ke JPU

Dua tersangka berikut barang bukti kasus penyelundupan 6 ribu ekor belangkas yang diungkap jajaran Ditpolair Polda Riau

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Sebanyak 6000 ekor Belangkas yang telah mati dimusnahkan dengan cara dikubur di halaman belakang Kantor BBKSDA Riau, Selasa (17/12/2019). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

Belangkas yang diamankan, sebagian besar sudah dalam kondisi mati. Hanya beberapa ekor saja yang masih hidup.

Dijelaskan AKBP Wawan, belangkas yang dibawa oleh para tersangka, dikumpulkan dari pantai Aceh dan pantai Labu, Sumatera Utara.

"Jadi di Riau ini jalur perlintasan saja. Rencananya mau dibawa ke pelabuhan Klang Malaysia. Awalnya mau dibawa ke Panipahan, tapi karena di sana sudah ketat pengawasan, pindah ke Bengkalis," ucapnya.

Dua tersangka ini kata Wawan, perannya sebagai pengangkut. Dengan upah sebesar Rp6 juta.

Diungkapkan Wawan, pengungkapan ini berawal saat tim gabungan Polair mendapat informasi tentang adanya upaya penyelundupan belangkas di sekitaran pelabuhan Tanjung Leban, Bengkalis, Sabtu (14/12/2019) sekitar pukul 22.15 WIB.

Tim gabungan dari personel Kapal Polisi (KP) Kedidi - 3015 serta Subdit Intel Air Ditpolair Baharkam Polri langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan ke lokasi.

Saat itu, tim berangkat dari Dumai dengan menggunakan mobil lewat jalur darat.

Sesampainya di lokasi, tim menangkap dua tersangka. Ribuan belangkas mereka angkut dengan truk Colt Diesel dengan nomor polisi BM 9245 LP.

Kedua tersangka dijerat pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat 2 UU RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, junto pasal (55) 1 ke-1 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

Pengungkapan ini dilakukan berkat peningkatan patroli yang dilakukan jajarannya. Terlebih penyelundupan satwa jenis belangkas ini, terbilang cukup marak.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved