Waah! Ada Wisata Seks 'Hallal' di Puncak Bogor?, Segini Tarifnya Kata Bareskrim Polri

Brigjen Ferdi Sambo mengungkap tarif wisata seks "halal" tersebut mulai dari kawin kontrak hingga short time.

ISTIMEWA
Waah! Ada Wisata Seks 'Hallal' di Puncak Bogor?, Segini Tarifnya Kata Bareskrim Polri 

TRIBUNPEKANBARU.COM - ‎Ada-ada saja ulah sindikat prostitusi di Puncak, Bogor, Jawa Barat untuk mencari celah dalam menghalalkan praktik haramnya.

Untuk menggaet pelanggan, mereka tak segan-segan menjual layanan seks berkedok kawin kontrak.

Tak tanggung-tanggug, pelanggan mereka juga berasal dari timur tengah.

Namun, kedok tersebut berhasil dibongkar oleh Bareskrim Polri.

Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus praktek wisata seks "halal" di wilayah Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdi Sambo mengungkap tarif wisata seks "halal" tersebut mulai dari kawin kontrak hingga short time.

"Kawin kontrak harganya Rp 5 juta untuk tiga hari, mereka tinggal bersama. Kalau satu minggu Rp 10 juta," ujar Ferdi Sambo di Bareskrim Polri, Jumat (14/2/2020).

Ferdi m‎enjelaskan dua muncikari yakni NN dan OK yang menentukan harga untuk short time maupun kawin kontrak.

"Keuntungan yang diperoleh kedua muncikari 40 persen dari harga short time dan kawin kontrak. Kalau korban mendapat Rp 1 juta, mucikari mendapat 40 persennya sekitar Rp 400 ribu. Sisanya untuk korban," tuturnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya Bareskrim Polri mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPO) bermodus wisata seks halal di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved