Manchester City Dilarang Bermain di Kompetisi Level Eropa, Bagaimana Nasib Pep Guardiola?

Kabar ini memunculkan berbagai reaksi di media sosial yang menerka-nerka bagaimana kelanjutan karier Pep Guardiola

Manchester City Dilarang Bermain di Kompetisi Level Eropa, Bagaimana Nasib Pep Guardiola?
instagram @mancity
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Manchester City Vs Port Vale Piala FA. 

Manchester City Dilarang Bermain di Kompetisi Level Eropa, Bagaimana Nasib Pep Guardiola?

TRIBUNPEKANBARU.COM  - Berbagai reaksi ditunjukkan oleh penggemar Manchester City setelah klubnya mendapatkan larangan bermain di semua kompetisi level Eropa.

Manchester City mendapat larangan bermain di semua kompetisi Eropa selama dua musim oleh pihak UEFA.

Dilansir BolaSport.com dari The Sun, The Citizens telah dinyatakan bersalah karena melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan lisensi klub UEFA dan Financial Fair Play (FFP).

Tidak hanya larangan berkompetisi, Man City pun akan dikenakan denda sebesar 24,9 juta pound (sekitar Rp444 miliar) untuk pelanggaran tersebut.

Kabar ini memunculkan berbagai reaksi di media sosial yang menerka-nerka bagaimana kelanjutan karier Pep Guardiola bersama Man City pada musim panas nanti.

"Itu berarti Pep akan pergi pada musim panas nanti," tulis reaksi dari akun Twitter @king_farsad.

Ada juga beberapa pihak yang menyindir soal larangan Man City dengan mengirimkan emotikon tertawa.

 UEFA memberikan hukuman berat kepada Manchester City karena melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Dilansir BolaSport.com dari situs resmi UEFA, lembaga tertinggi sepak bola Eropa itu menjatuhkan hukuman larangan bermain di semua kompetisi antarklub Eropa kepada Manchester City, termasuk tentunya Liga Champions.

Tidak main-main, hukuman tersebut berlaku selama dua musim.

Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Adjudicatory Chamber of the Club Financial Control Body (CFCB) atau Badan Pengendali Keuangan Klub UEFA.

Hukuman tersebut diberikan karena Manchester City dianggap melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan lisensi klub UEFA dan FFP.

“Menyusul sidang yang diadakan pada 22 Januari 2020, Adjudicatory Chamber of the Club Financial Control Body yang diketuai oleh Jose da Cunha Rodrigues hari ini telah memberi tahu Manchester City Football Club tentang keputusan akhir terhadap kasus yang dirujuk oleh Kepala Penyelidik CFCB," tulis UEFA dalam pengumumannya.

"Adjudicatory Chamber, setelah mempertimbangkan semua bukti, telah menemukan bahwa Manchester City Football Club melakukan pelanggaran serius terhadap Peraturan UEFA dengan melebih-lebihkan pendapatan sponsor dalam pembukuannya dan tidak memberikan informasi benar kepada UEFA antara 2012 sampai 2016."

Penulis:
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved