Siak

Ganja 29,6 Kg dari Kelok Sembilan Batal Diedarkan di Perawang, 3 Pelaku Keburu Ditangkap Polres Siak

Tiga pria berusia 32 tahun asal Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau gagal mengedarkan daun ganja kering di kecamatan itu.

Ganja 29,6 Kg dari Kelok Sembilan Batal Diedarkan di Perawang, 3 Pelaku Keburu Ditangkap Polres Siak
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Ganja kering 

SIAK - Tiga pria berusia 32 tahun asal Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau gagal mengedarkan daun ganja kering di kecamatan itu.

Sebab, ganja kering seberat 29,6 Kg yang dibawanya dari Kelok 9, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) itu keburu ditangkap polisi sebelum sempat diedarkan.

Ketiga pria itu adalah SM, AFN dan OS. Rata-rata berusia 32 tahun.

Dua di antara mereka merupakan resedivis dalam perkara penganiayaan dan pencurian.

Diketahui ketiganya tidak memiliki pekerjaan yang tetap untuk bertahan hidup di Perawang, Siak.

Ketiga pelaku itu kini telah diamankan Polres Siak dan menyesali perbuatannya.

Barang bukti juga sudah dibawa ke Mapolres Siak untuk proses hukum lebih lanjut.

Ketiga pelaku sempat mengaku kepada Tribunpekanbaru.com sebagai warga kecamatan Tualang.

Mereka juga mengaku menjemput barang ke Kelok 9 Sumbar dan berhasil membawanya ke Perawang.

Tujuannya hanya untuk mendapatkan keuntungan yang instan jika berhasil mengedarkan daun ganja kering tersebut.

Halaman
1234
document.addEventListener("DOMContentLoaded", function(event){ var cekclassread = document.getElementsByClassName("txt-article")[0]; if(cekclassread != undefined){ var content = document.getElementsByClassName("txt-article")[0].innerText; var gpt_safe = content.match(/\b(ak47|al jazeera|al qaeda|allah|Assad|bahan kimia|bencana|boikot|corona|covid-19|fatal|ganti rugi|gejala|gugur|hoax|hukuman|jokowi|kecelakaan|kejadian|keras|komplain|Kondom|kontroversi|korban|kriminal|palsu|pembunuhan|pemerkosaan|penyakit|peristiwa|pidana|polisi|porno|prabowo|racun|rasis|rasisme|seks|tersangka|viral|virus)\b/i); if(gpt_safe){ safe = 'no'; } else{ safe = 'yes'; } var keyword1 = content.match(/\b(virus|corona|pneumonia|paru-paru|karantina|demam|wabah|sesak napas|Wuhan|sesak dada|rs darurat|epidemic|pandemic|status darurat|SARS|corona virus|jangkit|covid|batuk|covid-19|MERS|penyebaran|penularan|patogen|CoV|Viruses|Korona|nCOV|isolasi diri|masker|terinfeksi|infeksi|mati|kematian|positif corona|lockdown|orang dalam pemantauan (ODP)|pasien dalam pengawasan (PDP)|suspect|sakit tenggorokan)\b/i); if (keyword1) { keyword_targetting1 = 'yes';} else { keyword_targetting1 = 'no';} }else{ safe = 'yes'; keyword_targetting1 = 'no'; } console.log('safe_branding =' + safe); googletag.pubads().setTargeting('safe_branding', safe); console.log('keyword_targetting1 =' + keyword_targetting1); googletag.pubads().setTargeting('keyword_targetting1', keyword_targetting1); });
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved