Dumai

‎Diacam Pisau, Gadis ABG di Dumai Terpaksa Layani Nafsu Bejat Paman Angkatnya

BU yang tega mencabuli LY (13) yang masih duduk dibangku sekolahan ini, bukanlah orang jauh melainkan Paman angkat dari korban.

‎Diacam Pisau, Gadis ABG di Dumai Terpaksa Layani Nafsu Bejat Paman Angkatnya
Polres Dumai
Aksi pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di Kota Dumai. Kali ini dilakukan seorang pria berinisial BU (44) warga Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. 

DUMAI - Aksi pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di Kota Dumai. Kali ini dilakukan seorang pria berinisial BU (44) warga Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

BU yang tega mencabuli LY (13) yang masih duduk dibangku sekolahan ini, bukanlah orang jauh melainkan Paman angkat dari korban.

Bahkan, untuk menyalurkan nafsu birahinya pelaku mengancam akan membunuh korban dengan menggunakan sebilah pisau jika tidak menuruti kemauan bejat pelaku.

Tapi kini, pelaku telah mendekam dibalik jeruji Polsek Dumai Timur atas laporan ibu angkat korban LA (26) yang merupakan adik ipar pelaku.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira dikonfirmasi melalui Kapolsek Dumai Timur, Kompol Bustanuddin didampingi Kanit Reskrim Polsek Dumai Timur, AKP Sahudi membenarkan peristiwa pencabulan yang dilakukan oleh BU.

AKP Sahudi mengatakan, bahwa pihaknya berhasil mengamankan pelaku di Jalan Bangun Sari, Kelurahan Tanjug Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Pelaku kita amankan berdasarkan laporan ibu angkat korban berinisial LA(26) yang merupakan adik ipar pelaku," kata AKP Sahudi, Senin (17/2/2020).

Dirinya menjelaskan, aksi bejat pelaku terkuak ketika ibu angkat korban yang sedang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai secara tiba-tiba didatangi oleh korban dan mengatakan, bahwa pelaku mengajak korban untuk melakukan hal yang pernah dilakukan oleh pelaku.

Merasa curiga lanjut AKP Sahudi, sang ibu angkat meminta korban untuk menceritakan hal apa yang telah terjadi sebelumnya.

Lalu korban pun menceritakan pengalaman pahit yang dialaminya, dimana ia terpaksa menuruti hawa nafsu paman untuk berhubungan badan beberapa waktu lalu.

"Karena diancam menggunakan pisau korban terpaksa menuruti kemauan pelaku untuk berhubungan layaknya suami istri. Mendengarkan hal itu, ibu korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dumai Timur," jelasnya.

Tidak butuh waktu lama, tambahnya, berdasarkan laporan dari Ibu angkatnya, akhirnya pelaku berhasil dibekuk Tim Opsnal Polsek Dumai Timur dikediamanya.

"Pelaku bersama barang bukti dua bilah pisau telah kita amankan di Polsek Dumai Timur guna proses hukum lebih lanjut," imbuhnya.

AKP Sahudi mengaku, Pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1,2 dan 3 Jo Pasal 82 ayat 1UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU.

"Pelaku teracam 12 tahun kurungan penjara," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra).

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved