Berita Riau

Guru dan Teman Dukung Zahra di Liga Dangdut Indosiar, Sebut Zahra Sosok yang Pandai Bergaul

Zahra, Siswi XII IPS 2 SMAN 1 Rambah ini dikenal sebagai siswa yang suka bercanda dan sangat disenangi oleh teman-teman sekelas.

Guru dan Teman Dukung Zahra di Liga Dangdut Indosiar, Sebut Zahra Sosok yang Pandai Bergaul
Istimewa
Zahra Bil Nazzari gadis asal Rokan Hulu yang menjadi duta Riau untuk tampil di ajang pencarian bakat musik dangdut di tingkat nasional. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Zahra Lida, yang tengah bertanding di Liga Dangdut Indosiar menjadi perwakilan Rokan Hulu di kancah nasional.

Siswi XII IPS 2 SMAN 1 Rambah ini dikenal sebagai siswa yang suka bercanda dan sangat disenangi oleh teman-teman sekelas.

Wali kelas Zahra, Delva Yenti mengatakan, dirinya dan pihak sekolah bangga atas pencapaian siswinya tersebut diajang nasional.

"Zahra itu orangnya suka terus terang. Pandai bergaul dan sangat disenangi oleh teman-temannya," kata Delva, Senin (17/2/2020).

BPS Targetkan 25 Persen Penduduk Inhu Riau Terdata Lewat Sensus Online

BKSDA Riau Sita Dua Jerat dan Bakal Pasang Kamera Trap di Lokasi Penemuan Jejak Harimau di Pelalawan

Kades Diarak Naik Becak,Bupati Yopi Sebut Pelantikan Kades Lebih Meriah dari Pelantikan DPRD Inhu

Sebelum terkenal melalui ajang Liga Dangdut Indosiar, Zahra sudah lebih dulu dikenal sebagai siswi dengan sejumlah prestasi dalam seni tarik suara tersebut.

"Dia memang berprestasi. Sering ikut lomba, mulai dari tingkat kabupaten sampai provinsi. Dengan prestasinya itu, kita yakin dia bisa berkompetisi di tingkat nasional," sampainya kemudian.

Delva bercerita, pada saat keberangkatan ke Jakarta, pihak sekolah mulai dari kepala sekolah, wali kelas, guru dan wali murid SMAN 1 Rambah turut berkontribusi dalam memberikan bantuan dana.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk motivasi dan dukungan moril terhadap Zahra.

"Kita berharap, agar Zahra dapat menembus babak Grand Final dalam ajang Liga Dangdut Indosiar serta dapat belajar banyak dari pengalamannya di ajang tersebut sehingga menjadi modal bagi dirinya di masa depan," harap Delva.

Ditambahkannya, mengingat Zahra saat ini sudah duduk di kelas XII dan merupakan tahun terakhirnya di bangku SMA, maka pihak sekolah memberi pelajaran tambahan sebagai persiapan menuju Ujian Nasional (UN) menjelang pertengahan tahun nanti.

Delva berpesan, bagaimanapun pendidikan adalah hal utama. Persiapan menjelang hari ujian tetap diperlukan sebagai modal dalam menghadapi kelulusan nanti.

"Mudah-mudahan, disela-sela persiapannya dalam berkompetisi, Zahra tak lupa untuk belajar dan mempersiapkan diri menghadapi ujian demi masa depannya nanti," pesan Delva. (Tribunpekanbaru.com/syahrul ramadhan)

Penulis: Syahrul
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved