Berita Riau

KKP Kelas II Pekanbaru Terapkan Health Alert Card di Tiga Pelabuhan di Kabupaten Siak

Sistem Health Alert Card (HAC) sudah diberlakukan pada tiga pelabuhan di Siak, seperti di Perawang, Buatan dan Tanjung Buton

KKP Kelas II Pekanbaru Terapkan Health Alert Card di Tiga Pelabuhan di Kabupaten Siak
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
KKP perketat pengawasan orang masuk lewat pelabuhan di riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pekanbaru Sarifuddin Saragih, MKes mengatakan, pihaknya telah menerapkan Health Alert Card (HAC) di semua pintu dari luar negeri ke Provinsi Riau.

Hal itu juga dilakukan secara khusus di Bandara SSK II Pekanbaru, termasuk beberapa pelabuhan di Kabupaten Siak.

"Sistem Health Alert Card (HAC) sudah kami berlakukan pada tiga pelabuhan di Siak, seperti di Perawang, Buatan dan Tanjung Buton," ujarnya saat memberikan materi pada sosialisasi antisipasi virus corona, Senin (17/2/2020) di kantor bupati.

Sariffudin menjelaskan, pemberlakukan pengisian health alert card yang harus diisi penumpang dari luar negeri dilakukan untuk pengawasan.

Sebab, dengan langkah-langkah antisipatif untuk pencegahan kemungkinan masuknya virus covid-19.

"Jadi pengawasan dilakukan terhadap orang, barang dan alat angkut, terhadap penumpang kapal laut ke wilayah Siak," tegasnya.

Guru dan Teman Dukung Zahra di Liga Dangdut Indosiar, Sebut Zahra Sosok yang Pandai Bergaul

BPS Targetkan 25 Persen Penduduk Inhu Riau Terdata Lewat Sensus Online

BKSDA Riau Sita Dua Jerat dan Bakal Pasang Kamera Trap di Lokasi Penemuan Jejak Harimau di Pelalawan

Menurutnya, jika ada penumpang yang sakit, maka wajib dilakukan pemeriksaan medis dan tindakan protektif serta tindakan pencegahan. Selanjutnya dirujuk ke puskesmas terdekat.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Siak R Tonny Chandra, menyampaikan bahwa WHO meresmikan nama baru untuk virus corona, dari nCoV-2019 menjadi Covid-19.

"Sejauh ini di Siak belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak cemas akan penyebaran virus corona di Indonesia, khususnya Kabupaten Siak. Masyarakat pun diharapkan sepenuhnya mempercayakan pencegahan dan penanganan penyebaran virus ini kepada petugas kesehatan.

Menjawab keresahan masyarakat tersebut, dia menyebut, perlu adanya pencegahan yang serius. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pencegahan dan penanganan jika ada yang terjangkit virus tersebut. (Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved