Berita Riau

Bocah Perempuan 10 Tahun di Riau Terseret Arus Sungai Saat Mandi dan Ditemukan sudah Meninggal Dunia

Nasib malang menimpa bocah perempuan berumur 10 tahun bernama Kelvin Waruhu, seorang pelajar SD warga Tesso Timur Desa Gunung Sari

Bocah Perempuan 10 Tahun di Riau Terseret Arus Sungai Saat Mandi dan Ditemukan sudah Meninggal Dunia
Tribun Pekanbaru/Ikhwanul Rubby
Bocah Perempuan 10 Tahun di Riau Terseret Arus Sungai Saat Mandi dan Ditemukan sudah Meninggal Dunia 

Bocah Perempuan 10 Tahun di Riau Terseret Arus Sungai Saat Mandi dan Ditemukan sudah Meninggal Dunia

TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Nasib malang menimpa bocah perempuan berumur 10 tahun bernama Kelvin Waruhu, seorang pelajar SD warga Tesso Timur Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar.

Bocah ini tewas karena terseret arus dan tenggelam saat mandi di aliran anak sungai Blok D Dusun Sendang Sari Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar.

Diketahui saat itu korban bersama teman-teman sekolahnya tengah menunggu Bus Sekolah yang ditumpanginya karena sedang mengganti ban.

Peristiwa naas ini terjadi pada Senin (17/2/2020) siang di aliran anak sungai Blok D Dusun Sendang Sari Desa Gunung Sari Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Slamet selaku pengemudi Bus Sekolah milik PT RAPP Tesso Timur yang membawa pelajar SD berhenti dipinggir Jalan Poros RAPP untuk mengganti ban mobil.

Para pelajar SD yang menumpangi bus itu sebanyak 10 orang turun dari Bus dan kemudian mandi di aliran anak sungai Blok D Dusun Sendang Sari Desa Gunung Sari yang tidak jauh dari posisi bus.

Tidak lama terdengar anak-anak SD tersebut berteriak dan minta tolong kepada warga karena teman mereka hanyut dan tenggelam di aliran sungai.

Selanjutnya saksi atas nama Indra Sakti yang kebetulan lewat disekitar TKP langsung turun ke sungai dan mencari korban.

Tidak lama kemudian korban ditemukan dan langsung dibawa menuju Puskesmas Gunung Sahilan II yang berada di Desa Gunung Sari.

Korban sempat diperiksa oleh Tim Medis Puskesmas Gunung Sahilan II dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Kompol Yulisman mengatakan dari hasil penyelidikan di TKP serta keterangan saksi-saksi yang dihimpun pihak Kepolisian, diduga korban terseret arus sungai yang deras saat mandi dan kemudian tenggelam karena tidak bisa berenang.

Ia menghimbau agar anak-anak tidak mandi dialiran anak sungai apabila tidak didampingi orang tuanya.

Kapolsek juga menyarankan untuk dipasang spanduk di sekitar lokasi yang bertuliskan larangan bagi anak-anak untuk mandi di sungai tanpa didampingi orang tua.

Bocah 10 Tahun Terseret Arus Sungai - Tribunpekanbaru.com / Ikhwanul Rubby.

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved