Berita Riau

NEWS VIDEO: Tinjau Desa Terisolir di Kampar, Mobil Anggota DPR Terporosok Saat Lewati Jembatan Kayu

12 jam kurang lebih waktu diperlukan rombongan dari Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri menuju Desa Kebun Tinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

BANGKINANG, TRIBUNPEKANBARU.com - Anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi melakukan kunjungan ke sejumlah desa yang berada di Jalur Kuning Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Dalam kunjungan ini Syahrul Aidi menyaksikan bagaimana parahnya kondisi infrastruktur di Jalur Kuning yang sewaktu-waktu bisa mengisolir masyarakat yang tinggal di dalam area tersebut.

Bersama Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal, Syahrul Aidi, Jumat (14/2) lalu merasakan sulitnya melewati Jalur Kuning untuk menuju Desa Kebun Tinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

12 jam kurang lebih waktu diperlukan rombongan dari Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri menuju Desa Kebun Tinggi Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Mobil yang tersangkut tidak bisa jalan hingga ban mobil jeblos karena jembatan lapuk di lewati rombongan.

Syahrul Aidi berjanji mengupayakan perbaikan jalan provinsi dan penghubung antar desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

"Melihat kondisi jalan yang begitu memprihatinkan saya berjanji akan mengupayakan dana dari pusat mengalir untuk pembangunan infrastruktur di desa-desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu," katanya.

Ia menuturkan untuk pembangunan infastruktur akan mengupayakan anggaran dari program Pisau dan Diskresi.

"Tiap daerah punya peluang mendapatkan dana yang bersumber dari APBN tersebut," katanya.

Ia menuturkan lewat Komisi V DPR RI hal tersebut bisa diupayakan untuk mengalir ke daerah.

Selain itu ia juga mengingatkan pada desa dan pemerintah daerah agar menyiapkan perencanaan matang untuk pembangunan infrastruktur ini.

Sementara itu Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal berjanji akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah terkait kondisi ini.

"Kita akan bersinergi dengan semua pihak demi perbaikan infrastruktur di Kampar Kiri Hulu," ungkapnya.

Untuk diketahui Jalur Kuning merupakan jalur yang dipersiapkan sebagai jalan alternatif menuju ke Sumatera Barat.

Dengan baiknya infrastruktur di jalur ini akan mempermudah koneksi antar kedua daerah yang saat ini bergantung dari jalur lintas barat menuju Sumatera Barat yang rawan terjadi longsor.

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved