Siak

STORY - Akhir Manis Jabatan Sekda Tengku Said Hamzah Pensiun Tanpa Konflik Tak Minat Politik Praktis

Tengku Said Hamzah buat kejutan di Malam purna bhaktinya digelar, Senin (17/2/2020) sehabis salat isa, di gedung Tengku Mahratu Siak.

STORY - Akhir Manis Jabatan Sekda Tengku Said Hamzah Pensiun Tanpa Konflik Tak Minat Politik Praktis
Istimewa
Tengku Said Hamzah dan istrinya Rahimawati menyanyi pada malam Purna Bhaktinya, Senin (17/2/2020) malam, di gedung Tengku Mahratu. 

SIAK - Selama 31 tahun menjadi PNS tidak pernah tampil menyanyi pada panggung-panggung pemerintahan ataupun pada undangan pernikahan.

Pada malam purna bhaktinya, ia mengajak istrinya menyanyi ke atas panggung hingga membuat hadirin memberikan standing applause.

Begitulah responsif banyak orang terhadap kejutan yang dibuat Tengku Said Hamzah. Malam purna bhaktinya digelar, Senin (17/2/2020) sehabis salat isa, di gedung Tengku Mahratu Siak.

Bupati Siak Alfedri dan Forkompinda, Ketua DPRD Siak Azmi dan unsur pimpinan, pejabat-pejabat Pemkab Siak dan jajaran serta tokoh-tokoh masyarakat serta wartawan di Siak memenuhi gedung Tengku Mahratu malam itu.

Mereka sengaja datang untuk menyaksikan malam purna bhakti Tengku Said Hamzah, pensiun pada jabatan Sekretris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak.

Malam purna bhakti itu berlangsung haru. Apalagi panitia memutar video kilas balik seorang Tengku Said Hamzah. Ia diakui banyak pihak sebagai sosok sederhana, low profile, tanpa konflik dan tidak ambisius untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

"Ini akhir yang manis bagi saya, dapat pensiun pada umur 60 tahun. Banyak sekali kenangan yang saya bawa selama berkarir di PNS baik di Bengkalis maupun di Siak," kata Hamzah.

Ia dan istrinya, Rahimawati Hamzah menyempatkan waktu berbagi cerita kepada Tribun. Setelah pensiun ia akan memilih tinggal di Siak sebagai masyarakat biasa. Sesekali bakal berkunjung ke Tanjung Pinang menjenguk anak satu-satunya, yang bertugas di sana.

"Anak saya bertugas di Tanjung Pinang. Karena dia masih 24 tahun, saya harus tetap membimbing dan memberikan pengarahan kepadanya," kata Hamzah sambil tersenyum.

Pria kelahiran Siak, 25 Januari 1960 ini termasuk tokoh tanpa musuh. Selama 6 tahun menjabat Sekdakab Siak dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. Pada Pilkada Siak September 2020 mendatang, ia termasuk tokoh yang ingin dimajukan oleh masyarakat di Siak.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved