Tak Mau Anggap Remeh Lawan, Bali United dan PSM Bersiap Hadapi Lanjutan AFC Cup

Bali United akan menantang tim wakil Kamboja, Svay Rieng, sedangkan PSM Makassar akan menjamu tim asal Myanmar, Shan United.

dok bali united
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. 

tribunpekanbaru.com - Meski Svay Rieng mendapatkan hasil tidak bagus di laga perdana Grup G Piala AFC 2020, pelatih Bali United, Stefano Cugurra, tak mau meremehkan klub asal Kamboja tersebut saat kedua tim bentrok di Stadion National Olympic, Selasa (25/2) mendatang.

Svay Rieng bermodalkan kekalahan telak 4-0 dari klub Filipina, Ceres-Negros, pada pertandingan pertama. Sedangkan Bali United mengawalinya dengan kemenangan 4-1 atas wakil Vietnam, Than Quang Ninh.

Cugurra mengatakan, hasil laga perdana tidak bisa dijadikan acuan anak asuhnya dapat melalui pertandingan dengan mudah. Pria yang biasa disapa Teco ini juga memberikan perhatiannya kepada empat pemain asing, termasuk gelandang asal Brasil, Thiago Santos.

“Ketika kami bisa menang di pertandingan pertama, pastinya makin percaya diri. Tapi kami tidak boleh menjadikan hasil Svay Rieng di laga pertama sebagai alasan untuk meremehkan mereka. Mereka sudah main di Liga Kamboja dan meraih hasil positif. Jadi kami harus mewaspadai mereka,” papar Teco dilansir laman resmi klub kemarin.

“Saya sudah lihat pertandingan mereka. Yang saya tahu mereka punya empat pemain asing, dan satu di antaranya gelandang dari Brasil. Saya tidak kenal dia secara langsung, tapi saya dapat info kalau dia pemain bagus yang sempat main di Liga Thailand. Saat dia main di Thailand, saya sudah di Indonesia,” tambahnya.

PSM Makassar
Tim Indonesia lainnya yang juga akan tampil pada lanjutan AFC Cup adalah PSM Makassar. Tim Juku Eja akan menghadapi Shan United, pada Rabu (26/2) mendatang di Stadion Madya, Jakarta.

Menghadapi laga itu, PSM menggelar uji coba melawan Persiba Balikpapan pada Selasa (18/2) sore lalu. Hasilnya, PSM ditahan imbang tim Liga 2 itu dengan skor 2-2.

"Kami perlu menekankan fokus untuk penyelesaian akhir. Kami akan menampilkan permainan sebaik mungkin, dan berupaya mendapatkan hasil maksimal. Seperti pada laga AFC Cup dan uji coba sebelumnya, kami seharusnya bisa bikin gol lebih banyak. Tapi ini belum terlihat di lapangan," beber pelatih PSM, Bojan Hodak usai laga.

Meski begitu, pelatih asal Kroasia itu tidak kecewa dengan hasil imbang kontra Persiba. Terlebih, pada uji coba itu PSM memainkan beberapa pemain yang belum memiliki menit tampil cukup. "Uji coba sangat pas buat mereka. Saya sengaja memainkan mereka minimal 75 menit di lapangan. Setelah itu secara bertahap saya melakukan sejumlah pergantian," terangnya. (rin/blc)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved