Dumai

NEWS VIDEO: Antisipasi Karhutla, Wako Dumai Minta Siagakan Alat Pemadamaman

Walikota Dumai, Zulkifli As mengungkapkan, Sesuai dengan yang dicanangkan oleh presiden RI, bahwa Karhutla menjadi tanggung jawab bersama,

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI- Pemerintah Kota Dumai, bersama TNI, Polri dan Dinas Terkait serta Pihak Perusahaan yang ada di Kota Dumai, menggelar rapat dukungan pencegahan dan penanggulangan bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),  kota dumai 2020.

‎Rapat dukungan pencegahan dan penanggulangan bencana Karhutla  kota dumai,  2020 ini langsung dipimpin oleh Walikota Dumai, Zulkifli As, didampingi Kalaksa BPBD Dumai, Afrilagan, Waka Polres Dumai, Kompol Alex siregar, Danramil Tanah Putih (Rohil), Kapten inf khairul dan tamu lainya. 

Pada kegiatan tersebut, juga hadir perwakilan Perusahaan seperti Pertamina, Pelindo, Sinarmas dan perusahaan  lainnya. 

‎Dalam rapat pencegahan dan penanggulangan bencana Karhutla  kota dumai,  2020, Danramil Tanah Putih (Rohil), Kapten inf khairul memperkenalkan alat Sambunesia nozzle yang sangat membantu ‎dalam menanggulangi Karlahut di Rohil. 

Walikota Dumai, Zulkifli As mengungkapkan, Sesuai dengan yang dicanangkan oleh presiden RI, bahwa Karhutla  menjadi tanggung jawab bersama, untuk itu pihaknya meminta kontribusi dan partisipasi dari Perusahaan yang ada di Kota Dumai. 

Ia menambahakan, untuk lebih meningkatkan proses penanggulangan dan pencegahan, Alat pemadam Karhutla.

Melalui rapat ini, Zulkifli As berharap partisipasi masing masing perusahaan untuk bisa membeli atau menyediakan alat Sambunesia Nozzle‎, dengan harga 6 juta 1 paket. 

"Kalau alat ini bisa terkumpul sampai 30 dan 40 unit tentunya akan memudahan kita  dalam penanggulangan Karhutla dan mendinginkan tanah gambut, apalagi alat ini bisa mengurangi tenaga manusia dalam proses penanggulangan Karhutla," imbuhnya.

Diterangkanya, untuk menanggulangi 1 titik karhutla dibutuhkan sekitar 6 buah alat Sambunesia Nozzle‎, dengan begitu semakin banyak alatnya maka akan cepat dalam pengulangan Karhutla. 

"Seperti yang diketahui, awal tahun saja kota Dumai sudah terjadi Karhutla yang mencapai 20 hektar, dengan alat ini kita berharap ke depan jika ada titik api langsung bisa dipadamkan hingga tak meluas," harapnya. 

 Zulkifli As mengaku, pemko akan segera membuat surat permohonan pengadaan alat Sambunesia Nozzle‎ ini kepada perusahaan, dan diharapkan persahaan bisa ikut berpartisipasi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. 

Sementara, Waka polres Dumai, Kompol Alex Siregar mengungkapkan, ‎ alat Sambunesia Nozzle‎,  sangat sesuai dengan kondisi di Dumai dan sudah berhasil  di kabupaten Rohil‎. 

"Awalnya tahun ini Riau khususnya Dumai menjadi sorotan karena telah  terjadi Karhutla, tentunya ini menjadi perhatian serius bagi semua kalangan, terlebih di Dumai memang banyak tanah gambutnya," imbuhnya.  

"Semoga perusahaan perusahaan bisa ikut berpartisipasi dalam pengadaan alat ini karana ini sangat bermanfaat dalam penanggulan karhutla," pungkasnya. 

Diakhir kegiatan, Walikota Bersama rombongan menyaksikan cara kerja alat Sambunesia Nozzle‎ dalam menanggulangi Karhutla. 

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved