Media Internasional Heboh, Nilai Pernyataan Muhadjir Effendy soal Pernikahan Kontroversial

Media Internasional Heboh, Nilai Pernyataan Muhadjir Effendy soal Pernikahan Kontroversial, Kenapa?

Media Internasional Heboh, Nilai Pernyataan Muhadjir Effendy soal Pernikahan Kontroversial
(KOMPAS.com/SANIA MASHABI)
Menko PMK Muhadjir Effendy Saat Menghadiri Acara Peluncuran Buku Mengenang Sang Guru Politik Bahtiar Effendy di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (10/2/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Media Internasional tengah menyoroti Indonesia terkait dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy.

Pernyataan dinilai kontroversial dan menghebohkan hingga dipertanykan oleh Media Internasional.

Pernyataan tersebut mengungkap bahwa Muhadjir Effendy mengusulkan adanya pernikahan antara yang kaya dengan yang miskin. 

Media Singapura Straits Times misalnya, menulis judul berita mereka dengan , Indonesian minister causes uproar for suggesting the rich marry the poor to cut poverty.

Demikian pula dengan Channel News Asia yang menulis, Indonesian minister calls on the rich to marry the poor as a way to cut country's poverty rate.

Muhadjir Effendy dalam pemberitaan tersebut mengungkapkan bahwa ajaran Islam yang mendesak umatnya untuk memilih pasangan serasi sering disalah artikan sebagai keserasian dalam kedudukan ekonomi yang setara.

"Jika mempelai pria berasal dari keluarga miskin dan menikahi mempelai wanita dari keluarga miskin juga, maka keluarga miskin baru akan tercipta." Begitu pernyataan Muhadjir Effendy yang diungkap media internasional.

Muhadjir Effendy juga dikabarkan menggagas perlunya mengubah cara berpikir.

Diberitakan dari Straits Times, Muhadjir Effendy menyayangkan kenyataan bahwa di Indonesia, para orangtua akan merasa malu jika anak mereka menikahi seseorang yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Saat ini tingkat kemiskinan di Indonesia sebesar 9,4 persen dari total 57 juta lebih rumah tangga atau sekitar lima juta rumah tangga tidak mampu.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved