118 WNA Berusaha Masuk ke Indonesia Terkait Corona, Imigrasi Beri Izin Tinggal 1.247 Warga China

Selain menolak kedatangan WNA, Ditjen Imigrasi memberikan izin tinggal keadaan terpaksa kepada 1.247 warga negara China yang ada di Indonesia.

118 WNA Berusaha Masuk ke Indonesia Terkait Corona, Imigrasi Beri Izin Tinggal 1.247 Warga China
pixabay.com
118 WNA Berusaha Masuk ke Indonesia Terkait Corona, Imigrasi Beri Izin Tinggal 1.247 Warga China 

TRIBUNPEKANBARU.COMHingga saat ini sudah 2.400 orang meninggal dan lebih dari 76.000 lainnya terinfeksi virus corona setelah otoritas di China memberikan data harian terbaru.

Jumlah itu didapat setelah pemerintah Hubei, provinsi yang paling terdampak wabah, melaporkan adanya 96 kasus kematian baru.

Berdasarkan keterangan komisi kesehatan Hubei, sebagian besar korban terjadi ibu kota Wuhan, yang menjadi lokasi awal penyebaran virus corona.

Dilansir AFP Minggu (23/2/2020), dilaporkan juga 630 kasus penularan baru, membuat jumlahnya berada di angka 76.924 di daratan utama China.

Terkait masih mewabahnya virus tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menolak masuk 118 warga negara asing terkait upaya pencegahan masuknya virus corona ke Indonesia.

Ditjen Imigrasi menolak mereka lantaran pernah singgah di daratan China selama 14 hari.

Jumlah ini dihitung mulai dari 5-23 Februari 2020 dan diperoleh dari seluruh tempat pemeriksaan Imigrasi di Indonesia.

"Alasan penolakan antara lain karena WNA pernah tinggal atau singgah di wilayah China daratan pada 14 hari sebelum memasuki wilayah Indonesia," kata Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang melalui keterangan tertulis, Minggu (23/2/2020).

"Hal ini menjadi dasar bagi pejabat Imigrasi di tempat pemeriksaan imigrasi untuk menolak masuk WNA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI nomor 3 Tahun 2020," ucap dia.

Selain menolak kedatangan WNA, Ditjen Imigrasi memberikan izin tinggal keadaan terpaksa kepada 1.247 warga negara China yang ada di Indonesia.

"Izin tinggal keadaan terpaksa diberikan hanya kepada WN RRT (warga negara Republik Rakyat Tiongkok/China) yang sudah berada di Indonesia namun izin tinggalnya telah habis dan tidak bisa kembali ke negaranya karena adanya wabah virus corona serta tidak adanya alat angkut yang membawanya kembali ke negaranya," ucap Arvin.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk menutup penerbangan dari dan ke China mulai Rabu (5/2/2020).

Hal itu diputuskan setelah Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (2/2/2020).

Halaman
12
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved