Manuver BTN Pekanbaru Akomodir Hunian Idaman Generasi Millenial

Dia menjelaskan perseroan melihat potensi besar dari generasi milenial yang belum memiliki rumah di Indonesia.

Tribun Pekanbaru / Firmauli Sihaloho
Menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, BTN memiliki terobosan bagi masyarakat untuk mendapatkan hunian, yakni Aplikasi BTN Properti Mobile. Dengan aplikasi ini, calon debitur bisa memilih rumah sesuai keinginan lewat berbagai fitur yang sederhanan dan mudah digunakan. 

“Misalkan jarak rumah itu ke kantor saya sekitar 15 sampai 20 kilometer. Untuk pulang saja tentu butuh waktu lagi dan biaya ongkos kendaraan pun bertambah. Belum nanti kalau macet, yang ada tambah capek,”tegas Dia.

Oleh karena itu, Boyke berharap untuk segera mendapatkan rumah idamannya itu. “Ini masih mencari info juga. Semoga lah dapat rumah yang masih berada di daerah kota, supaya kalau mau ke tempat-tempat nongkrong seperti kafe jaraknya dekat,”kelakarnya.

Sebagai informasi, Pekanbaru menjadi daerah dengan tingkat urbanisasi yang cukup tinggi. Banyak usia kerja yang mendatangi Pekanbaru untuk mengadu nasib. Bukan tanpa sebab, Riau khususnya Pekanbaru memang menjadi daya tarik perusahaan untuk investasi.

Mulai dari perusahaan eksplorasi minyak bumi, perkebunan kelapa sawit, karet, nenas, pengolahan kertas, diler-diler mobil dan sepeda motor, perhotelan dan industri lainnya menjamur di Bumi Lancang Kuning.

Kondisi tersebut sejalan dengan laporan lembaga riset dan penelitian, McKinsey pada tahun 2012 lalu. Pada laporan bertajuk The archipelago economy: Unleashing Indonesia’s potential itu disebutkan perkembangan ekonomi Pekanbaru merupakan yang paling cepat selang 10 tahun terakhir di antara kota-kota lainnya.

Pada 2030, McKinsey memprediksi jumlah populasi di Kota Pekanbaru akan mencapai angka 1,9 juta. Seiring pertumbuhan tersebut, perkembangan GDP Pekanbaru akan tumbuh sebesar 7,3 persen.

Lanskap perumahan Subsidi di Jalan Indrapuri, Pekanbaru. Saat ini, perumahan subsidi menjadi solusi alternatif masyarakat dalam mendapatkan hunian dengan harga yang terjangkau, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Lanskap perumahan Subsidi di Jalan Indrapuri, Pekanbaru. Saat ini, perumahan subsidi menjadi solusi alternatif masyarakat dalam mendapatkan hunian dengan harga yang terjangkau, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). (Tribun Pekanbaru / Firmauli Sihaloho)

Akselerasi BTN Pekanbaru

Menyoal pembangunan perumahan subsidi di Pekanbaru, Bank Tabungan Negara atau BTN Pekanbaru punya solusi alternatif. Yakni dengan memberlakukan sistem zonasi bagi para pengembang.

Salah satu caranya dengan profiling wilayah yang menggarap wilayah-wilayah yang belum tersentuh oleh KPR dengan penerapan sistem Zonasi. Pada sistem Zonasi ini, akan diberlakukan batasan-batasan wilayah yang akan digarap sehingga nantinya akan terpusat ke bagian tengah Provinsi Riau, khususnya kota Pekanbaru.

“Dengan begitu, NJOP di wilayah kota Pekanbaru akan mengalami kenaikan dan akan menimbulkan banyak tipe dan pilihan. Hasilnya adalah peningkatan nilai investasi properti yang akan dilirik oleh masyarakat khususnya millenial. Karena Program sejuta rumah terdiri dari perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun masyarakat non MBR. Sehingga dengan strategi ini diharap industri properti semakin menggeliat dan dapat membantu terwujudnya program sejuta rumah,” kata Kepala Cabang BTN Pekanbaru, Kabul Budhi Setiawan kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (14/2/2020).

Halaman
1234
Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved