Manuver BTN Pekanbaru Akomodir Hunian Idaman Generasi Millenial

Dia menjelaskan perseroan melihat potensi besar dari generasi milenial yang belum memiliki rumah di Indonesia.

Tribun Pekanbaru / Firmauli Sihaloho
Menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, BTN memiliki terobosan bagi masyarakat untuk mendapatkan hunian, yakni Aplikasi BTN Properti Mobile. Dengan aplikasi ini, calon debitur bisa memilih rumah sesuai keinginan lewat berbagai fitur yang sederhanan dan mudah digunakan. 

Pihaknya mencatat pada tahun 2019 hanya mampu memenuhi 30 persen dari target organisasi yang telah ditetapkan, yakni sebesar 11 ribu unit.

“Memang pada tahun lalu kita terkendala karena kuota sudah habis dan memang terlalu sedikit itu. Tahun ini, kita berharap pemerintah bisa menambah kuota. Sebab, kita menginginkan rumah bersubsidi bisa direalisasikan ke seluruh kabupaten kota di Riau. Sehingga, masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) bisa memiliki rumah sendiri,” tandas Dia.

BTN Go Digital & Tantangannya

Sebagai penguasa pangsa pasar saat ini, BTN melakukan innovasi guna memenuhi kebutuhan generasi millenial. Melansir kontan.co.id, Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury mengakui hal tersebut.

Dia menjelaskan perseroan melihat potensi besar dari generasi milenial yang belum memiliki rumah di Indonesia.

Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut ada 81 juta orang di segmen generasi milenial yang belum memiliki rumah. Angka tersebut setara 31% dari jumlah populasi di Indonesia.

“Sebagai pemimpin pasar KPR di Tanah Air, kami akan terus berinovasi untuk menyediakan hunian yang mudah diakses dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Kali ini kami berinovasi dengan menyajikan aplikasi BTN Properti Mobile yang memberikan berbagai kemudahan berbasis teknologi bagi generasi milenial yang tech-savvy,” kata Pahala dalam acara Peluncuran BTN Properti Mobile di Jakarta, Rabu (18/12/2019) lalu.

Melalui aplikasi ini, pengguna disajikan berbagai fitur pendukung dalam mencari tipe hunian yang diidamkan. Nantinya, generasi millenial tak perlu ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Adapun layanan yang diberikan seperti fitur 4D Tour Services yang membuat penggunanya dapat melihat unit rumah tanpa harus ke lokasi. Fitur lain yang ditawarkan yakni tracking pengajuan kredit secara real time sehingga dapat mengetahui status permohonan kredit.

Bank BTN juga menawarkan fasilitas booking atau fee payment melalui e-channel lewat aplikasi ini. Menariknya, melalui aplikasi ini pengguna juga dapat melihat kondisi fasilitas umum di sekitar unit rumah.

Calon debitur juga bisa mengajukan permohonan KPR secara online melalui aplikasi BTN Properti Mobile Apps ini dan atau melalui situs www.btnproperti.co.id. Pada situs tersebut, calon debitur bisa memilih ribuan jenis hunian dari banyak developer.

Tribun mencoba menggunakan aplikasi BTN Properti tersebut dengan mengunduhnya dari Google Playstore. Setelah terpasang dan menekan aplikasi ini, pengguna akan melihat beberapa fitur. Salah satunya kolom pencarian lokasi. Lalu, Tribun mengetik Pekanbaru di kolom pencarian itu.

Hasil pencarian menampilkan 10 rumah dari jumlah total keseluruhan 59. Di setiap gambarnya, dilengkapi dengan luas tanah, tipe rumah, luas bangunan dan penjelasan lainnya.

Namun, pada tampilan ini sepertinya ada semacam bug atau kesalahan sistem, sehingga tampilan rumah pada halaman pertama nyaris sama semua. Hal serupa juga terjadi ketika Tribun memilih fitur filter dengan tujuan mencari rumah subsidi. Selain tampilan rumah sama semua, jumlahnya juga sedikit, hanya 7 hasil pencarian.

Bug atau kesalahan sistem yang terjadi pada aplikasi BTN Properti Mobile. Terlihat hasil pencarian atas perumahan sama dan berulang.
Bug atau kesalahan sistem yang terjadi pada aplikasi BTN Properti Mobile. Terlihat hasil pencarian atas perumahan sama dan berulang. (Tangkapan Layar BTN Properti Mobile)

Berdasarkan review Google Playstore, aplikasi ini belum sepenuhnya maksimal. Catatan Tribun, aplikasi BTN Properti ini terakhir di update pada tanggal 15 Desember 2019.

Lalu, jumlah pengguna yang mengunduh aplikasi ini baru sekitar 100 ribu lebih dengan rating 3+.

Berdasarkan temuan Tribun tersebut, sudah seharusnya BTN memperbaiki dan serius mengembangkan aplikasi BTN Properti ini secepat mungkin.

Sebab, salah satu ciri Generasi Millenial ialah tak bisa lepas dari gawai dan kritis terhadap satu layanan.  Selain itu, BTN juga mesti gencar melakukan pengenalan aplikasi ini hingga ke daerah. (*)

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved