Penertiban Sekitar STC

Sudah Sebar Peringatan Terkait Penertiban, Kasatpol PP Tegaskan Jualan di TPS Sekitar STC Ilegal

"Kami menegaskan bahwa setelah pengosongan, berjualan di TPS adalah ilegal," tegasnya kepada Tribun, Minggu.

Sudah Sebar Peringatan Terkait Penertiban, Kasatpol PP Tegaskan Jualan di TPS Sekitar STC Ilegal
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Warga melintas didepan kios pedagang yang berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) depan Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat (7/2/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

PEKANBARU - Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono menegaskan bahwa para pedagang tidak boleh berjualan lagi di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sekitar Sukaramai Trade Centre (STC). Peringatan ini seiring pengosongan TPS oleh pedagang sejak, Jum'at (21/2/2020) kemarin.

Apalagi pengembang STC sudah memutus jaringan listrik di TPS.

"Kami menegaskan bahwa setelah pengosongan, berjualan di TPS adalah ilegal," tegasnya kepada Tribun, Minggu (23/2/2020).

Menurutnya, para personel Satpol PP Pekanbaru sudah menyebar surat peringatan terakhir perihal pengosongan TPS.

Tim Percepatan Pembangunan juga sudah membuat surat peringatan bagi pedagang.

Surat ini berisi peringatan agar pedagang mengosongkan TPS di sekitar STC. terhitung pada, Jum'at kemarin.

Jadwal pengosongan ini sesuai surat sebelumnya. Pedagang yang belum mengosongkan hingga batas waktu nantinya diambil langkah yustisi dengan pembongkaran.

"Kita sudah tegaskan bahwa pedagang harus kosongkan TPS sesuai jadwal," ulasnya.

BREAKING NEWS: Pasca Pengosongan TPS, Tim Gabungan Gelar Penertiban di Sekitar STC Pekanbaru

Petugas dari Satpol PP Pekanbaru sudah memberi surat peringatan kepada pedagang yang belum mengosongkan TPS hingga deadline, Jum'at kemarin. Mereka menyebar ratusan surat peringatan.

Ada yang diberikan langsung kepada pedagang. Namun ada juga yang terpaksa ditempel karena pedagang sudah menutup kiosnya di TPS.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved