Breaking News:

Penertiban Sekitar STC

Sudah Sebar Peringatan Terkait Penertiban, Kasatpol PP Tegaskan Jualan di TPS Sekitar STC Ilegal

"Kami menegaskan bahwa setelah pengosongan, berjualan di TPS adalah ilegal," tegasnya kepada Tribun, Minggu.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Warga melintas didepan kios pedagang yang berjualan di Tempat Penampungan Sementara (TPS) depan Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Jumat (7/2/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

Agus pun memberi peringatan langsung kepada para pedagang di TPS yang masih buka. Ia menegaskan agar para pedagang harus mengosongkan TPS jelang pembongkaran.

Agus menyebut deadline bagi pedagang sudah habis. Ia menyebut proses pembongkaran berlangsung setelah pengosongan.

Pasca peringatan terkait pengosongan TPS, hari ini Senin (24/2/2020) Tim Yustisi melakukan penertiban terhadap Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekitar Sukaramai Trade Centre (STC).

Mereka menggelar penertiban setelah melakukan upaya pengosongan TPS.

Personel gabungan dari Satpol PP Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, TNI dan kepolisian ikut dalam penertiban ini.

Proses pengosongan terhitung, Jum'at (21/2/2020) kemarin.

Pengembang STC yakni PT.Makmur Papan Permata (MPP) sudah memutus jaringan listrik akhir pekan kemarin.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono menyebut bahwa giat kali ini hanya penertiban.

Ia menegaskan bahwa giat ini belum masuk proses pembongkaran.

"Jadi kali ini proses penertiban. Bukan untuk pembongkaran," ujarnya saat memimpin apel penertiban.

Penertiban TPS Sekitar STC, Ratusan Pedagang Datangi Kantor DPRD Pekanbaru Minta Diberi Waktu

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved